Akhirnya Grace Natalie Dilaorkan ke Bareskrim

Redlinews.online, JAKARTA - Aktivis yang juga calon anggota legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana melaporkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie ke Bareskrim Polri, Jumat(16/11). Laporan Eggi didasari pernyataan Grace yang dianggap menebar permusuhan dan ujaran kebencian terhadap kelompok agama tertentu.

Eggi menyatakan, Grace sebaiknya segera mencabut pernyataannya tentang penolakannya atas perda syariah, sekaligus meminta maaf. “Karena ucapannya itu sudah masuk unsur ungkapan rasa permusuhan juga masuk kategori ujaran kebencian kepada agama,” kata Eggi di Bareskrim Polri.

Ketua umum Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) itu menegaskan, pernyataan Grace bertentangan dengan Alquran. Eggi menyebut ucapan Grace sudah memenuhi unsur Pasal 156 huruf A KUHP.

Laporan Eggi tentang Grace terdaftar dengan register nomor LP/B/1502/XI/2018/Bareskrkm 16 November 2018. “Kalau ada unsur pidana, secepatnya Grace ditangkap dan diproses hukum,” ujar Pitra Ramadoni Nasution selaku kuasa hukum pelapor.

Pitra menyatakan, pernyataan Grace telah menimbulkan keresahan. Bahkan, kata Pitra, pernyataan mantan presenter televisi swasta itu bisa bisa menimbulkan gejolak dan keonaran.

“Makanya, kami minta dengan sangat kepada Bareskrim menangkap Grace apabila terbukti bersalah,” tandas dia.(jpnn)
Share:

Jumlah Pasukan TNI dan Polri Ditambah, Dikirim ke Nduga

Redlinews.online, JAKARTA - Aparat TNI dan Polri berhasil mengevakuasi empat korban selamat upaya penyerangan yang dilakukan KKB (kelompok kriminal bersenjata) di Papua. Tim gabungan juga berhasil menyelamatkan 12 warga lainnya yang disinyalir menjadi korban penyanderaan oleh KKB.

Informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) dari Penerangan Kodam (Pendam) XVII/Cenderawasih pada Selasa (4/12) malam menyebutkan, ada 12 korban selamat yang berhasil dievakuasi menggunakan helikopter M1 milik TNI AU.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi yang dikonfirmasi membenarkan adanya 12 orang korban selamat dan telah dievakuasi ke Wamena. Korban selamat itu mendarat di Mako Batalyon Raider 756 WMS. “Ada 12 orang korban selamat telah dievakuasi,” ujarnya.

Sebelumnya, aparat TNI dan Polri berhasil mengevakuasi 4 orang korban selamat. Mereka adalah Empat orang yang ditemukan selamat yaitu Marthinus Sampe, Jufrianto, Irawan dan Jhon. Saat diselamatkan tim evakuasi TNI/Polri, keempatnya dalam kondisi mengalami luka tembak.

Pantauan Cenderawasih Pos di lapangan para korban sudah dievakuasi ke Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya menggunakan helikopter. Helikopter yang membawa korban itu dari Distrik Mbua tersebut mendarat di Mako Batalyon Infanteri Raider 756/Wimane Sili sekira pukul 18.30 WIT. Korban selamat ini langsung dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes A.M Kamal mengakui adanya empat warga yang ditemukan tim evakuasi di Distrik Mbua.

"Empat orang masyarakat yang luka-luka ini adalah korban penembakan yang berhasil meloloskan diri saat terjadi penyerangan oleh KKB,” ungkapnya kepada wartawan.

Dikatakannya, empat warga yang berhasil meloloskan diri ini memilih menyelamatkan diri ke Mbua. Sebab mereka tahu bahwa jalur Mbua merupakan perjalanan yang aman menuju Wamena.

Hingga Selasa malam (4/12), sebut Kamal, Tim evakuasi masih berada di Distrik Mbua. “Anggota saat ini masih ada di Mbua. Mereka ini telah diploting untuk masuk ke titik-titik pembantaian yang dilakukan oleh KKB,” tuturnya.

Disebutkannya, TKP penembakan terhadap para pekerja proyek ini tidak berada di satu lokasi tetapi di beberapa lokasi pembangunan jembatan. "Kelompok ini melakukan penyerangan di camp karyawan sehingga ada beberapa karyawan yang berhasil meloloskan diri,” tambahnya.

Rencananya Rabu pagi masih ada anggota TNI dan Polri yang akan dikirim untuk mempertebal kekuatan personel yang sudah diturunkan untuk melakukan evakuasi. (jpnn)
Share:

Ganti Presiden, Pesawat Kepresidenan Langsung Dijual

Redlinews.online, MEXICO CITY - Andres Manuel Lopez Obrador alias AMLO resmi menjadi presiden Meksiko sejak Sabtu (1/12). Sesuai janjinya di masa kampanye, dia langsung menjual pesawat kepresidenan.

Kemarin, Senin (3/12) Boeing 787 Dreamliner bernama Jose Maria Morelos y Pavon itu diterbangkan ke Bandara Victorville, California, AS.

Sampai berpindah tangan ke pemilik baru, pesawat kepresidenan Meksiko tersebut akan berada di bandara itu. Boeinglah yang bertugas merawat pesawat tersebut.

Sebelum meninggalkan Mexico City, pesawat itu dipamerkan ke media kemarin. Menteri Keuangan Carlos Urzua sengaja memanggil sejumlah wartawan Meksiko untuk keperluan publikasi.

"(Presiden AS, Red) Donald Trump tidak punya pesawat semewah ini," kelakar Obrador seperti dikutip The Washington Post beberapa waktu lalu.

Pemimpin 65 tahun itu mengatakan bahwa pesawat kepresidenan Meksiko tersebut terlalu mewah. Bahkan, kamar mandinya berlapis marmer.

Di mata Obrador, pesawat kepresidenan itu adalah pemborosan. Karena itulah, dia bersikeras menjual pesawat yang dipakai pendahulunya, Enrique Pena Nieto, sejak 2016 tersebut.

"Kami akan menjual pesawat-pesawat dan helikopter yang dipakai para politikus korup," tegasnya saat berpidato di Xalapa, Veracruz, pada Minggu (2/12). (jpnn)
Share:

Microsoft Latah Bikin Smartphone Layar Lipat



Redlinews.online, JAKARTA - Berbagi produsen smartphone tengah mengembangkan ponsel lipat untuk dikenalkan tahun depan. Salah satunya Microsoft siap memperkenalkan ponsel Proyek Andromeda.

Belum lama ini, sebuah buku berjudul ‘Beneath a Surface’ telah dirilis. Dalam buku tersebut, dikatakan Microsoft bakal memiliki sebuah tablet, yang bisa dilipat dan berfungsi seperti smartphone.
Melansir Phone Arena, Selasa (4/12), buku tersebut juga menjelaskan ponsel lipat Microsoft memiliki bentuk lebih besar namun desainnya dikatakan lebih sederhana.

Sistemnya sendiri, Microsoft kabarnya tidak akan menggunakan OS Windows Phone. Sebagai gantinya, Microsoft akan memberikan sistem operasi Windows dengan beberapa pemangkasan kecil untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Microsoft juga memiliki rencana jangka panjang mengeksekusi ponsel lipatnya itu lebih berbeda misalnya, bezel lebih tipis, opsi warna baru dan beberapa peningkatan lain. (jpnn)
Share:

8 dari 31 Korban KKB Sempat Lari ke Rumah Anggota DPRD



Redlinews.online, NDUGA- Delapan dari 31 orang pekerja proyek pembangunan jembatan di Nduga, Papua yang dilaporkan tewas dibunuh kelompok kriminan bersenjata ternyata sempat menyelamatkan diri ke rumah anggota DPRD.

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal menjelaskan, pihaknya menerima laporan 31 pekerja PT Istaka Karya di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga tewas dibunuh.

Sebanyak 24 orang dibunuh, Sabtu (1/12) dan tujuh orang dibunuh pada Minggu (2/12). Sementara itu, satu orang pekerja dikabarkan melarikan diri dan hingga berita ini diracik belum ada kabar keberadaannya.

“Dari informasi masyarakat yang kami dapatkan di lapangan, delapan orang awalnya menyelamatkan diri ke rumah anggota DPRD. Namun, anggota KKB menjemput mereka, tujuh orang dibunuh dan satu orang melarikan diri," ucap Kamal seperti dilansir dari Cenderawasih Pos, Selasa (4/12).

Sampai saat ini personel gabungan TNI-Polri belum bisa tembus ke lokasi kejadian. Hal ini dikarenakan anggota KKB memalang jalan dengan cara menumbangkan pohon-pohon.

Kamal menuturkan, sebelumnya pada Sabtu (1/12) sekira pukul 20.30 WIT, Cahyo selaku Project Manager PT. Istika Karya paket pembangunan jembatan Habema- Mugi mendapat telepon dari nomor yang biasa dipegang oleh Jhoni koordinator lapangan PT. Istika Karya pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi.

Namun, dalam percakapan itu, Cahyo tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut.

“Jhoni ini koordinator lapangan PT. Istika Karya pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi, yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan jembatan di Kali Aurak, Kali Umtlat, Kali Yigi dan Kali Nigidirik di Distrik Yigi Kabupaten Nduga. Terakhir PPK Satker PJN IV PU Binamarga wilayah Habema-Kenyam, Monang Tobing melakukan komunikasi melalui SMS dengan Jhoni, Jumat (30/11) lalu,” ucap Kamal.

Dia mengatakan, informasi dari Pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena menyampaikan bahwa pada tanggal 30 November 2018 pukul 04.00 WIT tercatat satu mobil Mitsubishi Strada dengan sopir bernama MS dengan muatan BBM jenis solar milik PT. Istaka Karya menuju kamp Istaka Karya di Distrik Yigi dengan membawa lima orang pegawai dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT.

Pada 1 Desember 2018 pukul 02.00 WIT lanjut Kamal, tercatat dua mobil menuju ke kamp Distrik Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya. Sementara pada tanggal 2 Desember 2018 pukul 20.00 WIT, satu unit mobil Mitsubishi Strada kembali ke Wamena. Kemudian pada Senin 3 Desember 2018, satu mobil Strada kembali lajuran dari Wamena ke Distrik Mbua Kabupaten Nduga.

“Dari informasi yang kami dapatkan, satu mobil strada yang membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya sampai saat ini belum kembali ke Wamena,” jelas Kamal.

Mendapat informasi 15 pekerja proyek belum kembali, maka Senin (3/12) sekira pukul 15.30 WIT personel gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP. R.L. Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

“Namun saat tiba di Km 46 , tim bertemu dengan salah satu mobil dari arah Distrik Mbua dan menyampaikan untuk tim segera balik karena jalan diblokir oleh KKB,” terang Kamal. (JPNN)
Share:

Reuni 212 dan Khidmatnya Ibadah di Katedral



Redlinews.online, JAKARTA - Sejak Ahad (2/12) pagi, kawasan Monumen Nasional (Monas) dan sekitarnya sudah sesak oleh peserta aksi. Pada pagi hari, lalu lintas di keempat sisi Jalan Medan Merdeka sudah tersendat dipenuhi manusia. Sementara pada saat bersamaan, umat Kristiani juga harus melaksanakan ibadah pekanan mereka di Gereja Katedral Jakarta.

Dikelilingi Muslim sedemikian banyak, nyatanya kesakralan misa di katedral terbesar di Tanah Air tersebut tak terganggu. Sekretaris Seksi Pengamanan dan Tata Tertib Katedral, Albertus, mengatakan, ibadah misa berlangsung seperti biasa saat Reuni 212 berlangsung.

"Ibadah misa berlangsung seperti biasa, tidak ada hal khusus. Waktunya juga kita lakukan sesuai jadwal, yaitu pukul 06.00, 07.30, 09.00, 11.00, 17.00, dan 19.00 WIB," kata Albertus saat ditemui Republika di halaman Gereja Katedral Jakarta, kemarin.

Pantauan Republika,  jemaat terus berdatangan ke gereja yang letaknya berseberangan dengan Masjid Istiqlal tersebut. Tidak ada pengamanan khusus di sekitar Gereja Katedral Jakarta, meski sekitaran kawasan gereja juga dipadati massa Reuni 212.

Namun, Albertus mengatakan, jemaat yang hadir lebih sedikit dibandingkan biasanya. Menurut dia, hal itu lantaran sejumlah akses jalan menuju gereja tidak bisa dilalui karena digunakan untuk parkir sejumlah kendaraan. Ia mengatakan, jemaat tidak hanya dari warga Jakarta, melainkan dari sejumlah daerah di Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, dan kota lainnya.

"Mereka hari ini kebanyakan pakai angkutan umum karena akses jalan ke gereja ditutup dan dialihkan. Kalau Ahad pukul 09.00 (WIB) sampai luar juga ada (jamaah), tetapi ini berkurang dari biasanya," kata dia.

Seorang jemaat asal Bogor, Vivin (22), mengatakan, harus berjalan kaki dari Stasiun Juanda ke Gereja Katedral. Perjalanan itu biasanya ia tempuh menggunakan ojek daring.

Meski begitu, ia menekankan, ibadah misa tetap berlangsung secara khidmat. "Ada Reuni 212 tidak masalah, kami masih bisa ibadah di sini, tadi ibadah juga seperti biasanya saja. Khidmat, tenang," kata Vivin.

Hal senada diungkapkan James (26), jemaat asal Tangerang. Ia mengatakan, meski Reuni 212, tapi pelaksanaan ibadah misa berjalan khidmat. Menurut dia, kegiatan di Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral kerap berbarengan, kendati demikian masing-masing ibadah masih tetap terlaksana dengan baik.
"Tidak ada masalah sama ibadahnya, tidak ada gangguan sama sekali kok. Kalau soal macet akses ke sini harusnya bisa diantisipasi," kata James.

Sebelumnya, pada Sabtu (1/12) malam, Sejumlah tokoh agama Kristiani sudah mengapresiasi Reuni 212. “Acara nuansa kebangsaan dan kedamaian memberikan jawaban bahwa kami (non-Muslim) tak perlu takut,” kata perwakilan Komunitas Kristen Katolik Indonesia, Pendeta Butje Sewu, di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat.

Dia mengatakan, berdasarkan penjelasan yang diterima dari panitia, Reuni 212 mengusung tema masalah persaudaraan dan kebangsaan. Tema tersebut praktis menghilangkan rasa takut dan tak nyaman menjadi kaum minoritas di Indonesia.

Dia menganggap, adanya tempat yang disediakan untuk non-Muslim dalam acara Reuni 212 menunjukkan masyarakat masih satu bangsa dan negara yang mencintai Tanah Air. “Kami sangat senang, doa kami terjawab supaya Indonesia tetap aman dan damai, tak ada anarkisme kekerasan,” kata dia.

Perwakilan dari Gereja Orahua Niha Keriso Protestan (ONKP) Pendeta Etika Hia juga mengatakan tema yang diusung Reuni 212 tergolong universal. “Acara ini doa untuk bangsa, untuk kemanusiaan yang adil dan beradab,” ujar dia.

Menurut dia, acara Reuni 212 bisa menjadi bukti bahwa Indonesia masih milik bersama dan terbingkai dalam NKRI. Otomatis, hal itu menghilangkan rasa waswas, takut sebagai kaum minoritas.
Sementara di seantero lokasi aksi, suasana tertib memang tampak. Dari pantauan Republika, tidak tampak banyak aparat berseragam yang melakukan penjagaan ekstra di luar Monas. Sesekali tampak polisi lalu lintas turut mengarahkan massa untuk mencari jalan keluar untuk pulang, maupun massa yang baru datang ke lokasi.

Jumlah polisi berseragam yang tampak signifikan hanya di sekitar panggung utama di Monumen Nasional. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis juga tampak turut memantau di pagi hari dari tenda pengamanan yang ditempatkan di dekat panggung utama, Monas.

Akhirnya, pada pukul 10.00 WIB massa mulai membubarkan diri. Bubarnya massa ditandai dengan berakhirnya orasi dari sejumlah tokoh yang hadir. Massa yang membubarkan diri pun sempat berpapasan dengan massa yang baru hadir.

Hal itu terjadi di Tugu Tani dan Jalan Kebon Sirih. Namun, dengan pengaturan sejumlah koordinator massa melalui pengeras suara dan bantuan sejumlah polisi lalu lintas, situasi tetap berjalan tertib dengan pembagian jalur bagi yang baru hadir.

Sementara, personel TNI yang berada di lokasi pun menyatakan, tidak mendapati gangguan dalam aksi tersebut. "Kami stand by saja, nanti kalau ada kebutuhan, kami siap," kata personel TNI yang berjaga di kawasan Balai Kota, Deni Ahmad.

“Seolah acara ini mareda ketakutan untuk agama Kristen dan yang lain. Karena berkumpul umat yang begitu banyak,” ujar Pendeta Butje. (rep)
Share:

Bawaslu DKI: No campaign violation in Habib Rizieq's speech


Redlinews.online, JAKARTA — Election Supervisory Board (Bawaslu) DKI Jakarta said chairman of the GNPF Ulama Board of Trustees, Habib Rizieq Shihab’s statement live streamed from Mecca, Saudi Arabia, during 212 Alumni Reunion event on last Sunday (Dec 2) did not violate the campaign rules. He also asserted the institution did not find any alleged violation on 212 Alumni Reunion event on last Sunday (Dec 2).

“Is Habib Rizieq is a campaign participant? No, he is not,” said Bawaslu DKI Jakarta member Puadi on Monday (Dec 3).

Puadi said Bawaslu DKI will examine Rizieq’s speech only if the agency receives any report. However, so far no one filed a report about alleged violations of campaign regulation committed by the grand imam of Islamic Defenders Front (FPI).

“We examines the speech if there are reports and if no reports is filed then we will not process it,” Puadi explained.

Therefore, Puadi invited the people to file a report about alleged violation on 212 Alumni Reunion. He asserted the suspected case cannot be processed if people only share opinion outside the legal mechanism.

“Show the evidences, then we will process it,” Puadi added.

According to Puadi, Bawaslu will have seven days since the case reported, to seek clarification of alleged campaign violation. However, as long as there is no report, no process will be carried out by Bawaslu.

Earlier, Bawaslu member Rahmat Bagja said his party has coordinated with police to explore the element of alleged violation in Habib Rizieq's speech that was broadcasted through teleconference. He also asked Bawaslu DKI Jakarta to investigate the element of alleged violation in the speech.

According to Bagja, the speech must be explained, so there will be no differences of opinion with the police. Bawaslu DKI Jakarta investigation would focus on two things, namely to assessed whether Habib Rizieq’s speech was planned or not and whether Habib Rizieq listed as one of presidential candidate success teams or not.

Bagja said if Habib Rizieq joined a campaign team, then he was not allowed to give a speech at the 212 Alumni Reunion Rally. He stressed the speech is not allowed in the public meeting at this time.
“That’s why we examine, who knows if he (Habib Rizieq) joins a campaign team,” Bagja added.
Bagja said Habib Rizieq’s speech was a Bawaslu finding. Meanwhile, Bawaslu DKI Jakarta got seven days to examine the finding.

“We examine the alleged violation, seven days counted from the finding is discovered,” Bagja said.
In his speech, Habib Rizieq brought back the memory of the reunion participants about the cause of 212 rally. According to him, the 212 rally in 2016 was a battle of ideology, creed and propaganda.
Habib Rizieq praised the rally participants as fighters of the Holy Qur'an that had been defamed by then-governor of DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama "Ahok".

Habib Rizieq also called on the reunion participants to contribute to the struggle for change. He appealed to the participants of the 212 reunion action to choose a leader recommended by the ulama in the Ijtima Ulema Forum.

"Choose the leader as recommended by the Ijtima Ulema result," said Habib Rizieq said.

Previously, ulemas in an Ijtima II meeting in Jakarta on last September 16 have expressed support for presidential contender Prabowo Subianto and his running mate, Sandiaga Uno for the next year's election. The Ulemas Ijtima II lent its support after Prabowo who is a former commandant of the Army's elite strike force Kapassus, signed an integrity pact made by the Ulemas. (rep)
Share:

KNKT Temukan Kerusakan pada Sensor Kemiringan Lion Air PK-LQP


Redlinews.online, JAKARTA - KNKT menemukan masalah baru yang ada di Lion Air PK-LQP yang jatuh di perarian Ujung Karawang, Jawa Barat. Rupanya, kerusakan airspeed indocator pada pesawat dipengaruhi oleh rusaknya sensor persawat bernama Angle of Attack (AOA). AOA inilah yang kini sedang diteliti oleh KNKT.

"Alat ini mengalami kerusakan saat akan terbang dari Dennpasar-Jakarta di sisi pilot. Ini yang kita selidiki saat ini," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di gedung KNKT, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/11).

AOA yang diiperbaiki dan diganti ini sudah berada di KNKT untuk diselidiki lebih lanjut. Mengingat, AOA ini mempengaruhi angka yang ditampilkan dalam airspeed indocator.
Lion Air JT-610, KNKT© Disediakan oleh Kumparan Lion Air JT-610, KNKT

Soerjanto menjelaskan, ada perbedaan antara AOA yang di sisi pilot dengan kopilot. Komponen rusak ini menunjukkan adanya perbedaan 20 derajat antara indikator yang ada di pilot dengan kopilot.

"Yang rusak di sisi pilot. Jadi indikator di sisi pilot 20 derajat lebih besar dari yang di sisi kopilot," tambah dia.

AOA ini diketahui rusak saat pesawat Lion Air PK-LQP tiba di Bali. Teknisi kemudian mengganti AOA dan dinyatakan selesai dan kondisi baik.

Pesawat lalu melanjutkan penerbangan dari Denpasar-Jakarta. Keesokan harinya, pesawat melayani penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang dan akhirnya jatuh di Ujung Karawang pada Senin (29/10).

Sementara, Ketua Sub Komite Penerbangan KNKT Nurcahyo mengatakan, ada 3 AOA yang terdapat pesawat. AOA ini menunjukkan kemiringan pesawat yang menjadi dasar penghitungan kecepatan pesawat. Kecepatan inilah yang muncul pada airspeed indicator.

"Inilah yang menyebabkan AOA sangat berkaitan dengan airspeed indocator. Bila AOA-nya salah, maka angka yang ada di airspeed indicator juga salah," ucap dia. (kum)
Share:

Bagaimanakah Perubahan Wujud Manusia dalam 1.000 Tahun ke Depan?


Redlinews.online - Yang tetap di dunia ini hanyalah perubahan. Hal itu pulalah yang terjadi pada manusia. Dalam 150 tahun terakhir manusia bertambah tinggi sekitar 10 sentimeter dan selama 65 tahun terakhir rata-rata umur manusia telah bertambah berkat kemajuan di bidang ilmu pengetahuan.
Perubahan-perubahan yang dialami manusia masih akan terus terjadi hingga ratusan bahkan ribuan tahun ke depan. Jika tidak punah dihantam meteor atau perang nuklir, kira-kira bagaimana ya wujud manusia dalam seribu tahun ke depan?

Robot nano dalam tubuh manusia


ASAP Science melaporkan, di masa depan perkembangan teknologi komputer yang sangat cepat diprediksi akan membuat manusia lebih terintegrasi dengan robot.

Para peneliti memprediksi akan ada robot nano yang "hidup" di dalam tubuh manusia sehingga meningkatkan kemampuan alami tubuh manusia. Hal tersebut akan menimbulkan fenomena yang disebut transhumanisme, yakni umat manusia bisa berevolusi melebihi keterbatasan mental dan fisiknya dengan bantuan ilmu pengetahuan serta teknologi.

Kemajuan ini juga akan mempengaruhi kehidupan masyarakat kita. Diprediksi di masa depan, berkat bantuan robot nano, bangunan-bangunan atau rumah bisa dibangun dan juga dibongkar dengan mudah.

Jadi di masa depan, bisa saja lokasi rumah kita dimanfaatkan untuk hal lain ketika kita pergi kerja di pagi hari dan kembali jadi rumah di malam harinya.

Penurunan jumlah bahasa dan peningkatan orang berkulit gelap
Selain keberadaan robot nano dalam tubuh manusia, jumlah orang berkulit gelap juga diprediksi akan bertambah. Menurut ASAP Science, hal ini disebabkan oleh meningkatnya suhu udara dan memburuknya lapisan ozon sehingga radiasi ultraviolet (UV) pun meningkat.
Dalam kondisi seperti ini, kulit gelap berfungsi untuk melindungi pemiliknya dari sengatan UV.

Selain semakin banyak manusia yang berkulit gelap, manusia diprediksi juga akan bertambah tinggi dan semakin kurus. Sebab, bentuk tubuh seperti inilah yang jauh lebih baik dalam menghilangkan panas tubuh.

Mutasi gen


Di samping itu, mutasi baru pada tubuh manusia juga bisa muncul. Misalnya warna mata baru atau bahkan kemampuan unik.
Bahkan sekarang telah ada seorang pria yang mengalami mutasi genetik yang membuatnya bisa mengonsumsi dan mencerna banyak material di dunia, seperti metal, kaca, bahkan cairan kimia beracun.

Selain itu, sudah ada juga manusia yang mengalami kondisi yang disebut tetrachromat. Akibat kondisi ini, ia melihat warna 100 kali lebih banyak dibanding manusia lainnya.

Seleksi artifisial 


Stephen Hawking, fisikawan ternama abad-21, pernah meramalkan juga bahwa di masa depan manusia akan melakukan seleksi artifisial atau dikenal juga dengan perubahan yang dipengaruhi oleh manusia itu sendiri.

Misalnya, manusia akan memiliki kemampuan untuk memodifikasi susunan genetik bayinya sebelum lahir, untuk mengeliminasi penyakit bawaan yang mungkin muncul atau menambah kemampuannya.
Namun ada risiko di balik hal tersebut. Kurangnya variasi genetik pada umat manusia akan membuat manusia sebagai spesies lebih mudah punah karena satu penyakit saja. (uzi)
Share:

BREAKING NEWS! Pesawat LION AIR Hilang Kontak. Basarnas Kerahkan Helikopter untuk Mencari



Redlinews.online, JAKARTA - Basarnas mendapatkan informasi pesawat Lion Air JT 610 Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak di Karawang, Jawa Barat. Basarnas mengirimkan tiga kapal dan 1 helikopter.

"Saya gerakkan 3 kapal dan 1 helikopter," kata Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Muhammad Syaugi kepada detikcom, Senin (29/10/2018).

Syaugi belum mengetahui dengan pasti di mana letak lokasi pesawat. Basarnas masih menuju lokasi untuk melakukan cek fisik.

"Gak tahu kita. Yang jelas lost contact. Ini mau kita cek fisik," katanya.

Pesawat itu bernomor penerbangan JT 610. Pesawat itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20 WIB menuju Pangkal Pinang. (nvl/fjp)
Share:

Pemilik Leicester City asal Thailand Dipastikan Tewas



Redlinews.online, LEICESTER - Pemilik Klub Liga Inggris, Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, dipastikan tewas dalam kecelakaan helikopter, Sabtu (26/10).

Dia adalah satu dari lima orang yang tewas ketika kecelakaan terjadi sekitar satu jam setelah hasil imbang antara Leicester dan West Ham.

Helikopter pemilik klub asal Thailand itu jatuh di dekat parkir mobil di sudut tenggara stadion King Power, tak lama setelah lepas landas.

“Dengan kesedihan dan penyesalan yang mendalam, kami konfirmasikan bahwa Chairman kami, Vichai Srivaddhanaprabha, adalah salah satu dari mereka yang secara tragis kehilangan nyawa ketika helikopter membawa dia dan empat orang lainnya jatuh di luar King Power Stadion, Tak satupun dari lima orang di dalamnya yang selamat,” tulis pernyataan klub, seperti dikutip dari The Guardian.

Komite Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) langsung melakukan penyelidikan ketika kejadian ini terjadi.

“Ini adalah kejadian yang sangat tragis. Saat kecelakaan terjadi, kami berusaha memadamkan api, meskipun upaya itu tak bisa menyelamat mereka,” kata Inspektur Steve Potter.

Vichai adalah salah satu orang terkaya Thailand, yang membeli Leicester City pada tahun 2010.

Enam tahun kemudian sebuah prestasi terbesar didapat setelah mereka berhasil menjuarau Liga Inggris.

"Sebuah buku belasungkawa, yang akan dibagikan kepada keluarga Srivaddhanaprabha, akan dibuka di Stadion King Power mulai pukul 08:00 pada hari Selasa 30 Oktober bagi para pendukung yang ingin memberi penghormatan," lanjut pernyataan klub tersebut. (uzi)
Share:

Mahathir Berjanji Akan Wujudkan Perdamaian Thailand Selatan


Redlinews.online, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad menegaskan cita-citanya untuk mewujudkan perdamaian di kawasan Thailand selatan. Pernyataan Mahathir ini sampaikan saat konferensi pers bersama dengan PM Thailand Prayut Chan-o-cha, Rabu 24 Oktober 2018.

“Kami berjanji untuk memberi bantuan di setiap aspek yang memungkinkan untuk menghentikan kekerasan di Thailand selatan,” ujar Mahathir seperti dilansir dakwatuna, jum'at(25/10/2018).

Mahathir juga mengapresiasi Thailand yang telah membantu Malaysia dalam memberantas terorisme. Dalam hal ini, ia menyampaikan terima kasih kepada PM Thailand dan seluruh rakyatnya.

Sementara itu, PM Prayut optimis persoalan di Thailand selatan akan segera berakhir.

“Malaysia siap untuk membantu, maka masalah itu pasti akan segera berakhir,” tegas Mahathir/

Sebagai informasi, Thailand selatan merupakan wilayah dengan populasi terbanyak sebagai basis kelompok Muslim Melayu tepatnya di Provinsi Pattani. Ketegangan di sana muncul saat kelompok Muslim Pattani menentang pemerintahan militer pada tahun 1960 silam. [is].
Share:

Inilah Wajah Pembawa Bendera Tauhid yang Dibakar Oknum Banser

Redlinews.online, JAWA BARAT - Polda Jawa Barat bersama Bareskrim Polri berhasil mengamankan orang yang membawa bendera hitam bertuliskan kalimat Tauhid yang diduga bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terkait kasus pembakaran bendera tersebut yang terjadi pada peringatan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat.

"Sudah (diamankan)," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto melalui pesan singkat, Kamis (25/10).

Menurut dia, pembawa bendera yang berinisial US itu diamankan polisi di tempat kerjanya di Jalan Laswi, Bandung, hari ini (25/10).

Saat ini, status US masih sebagai saksi. Ia diamankan untuk kepentingan penyelidikan kasus, dan US diketahui bukan merupakan peserta acara HSN.

Saat ini penyidik masih meminta keterangan pria asal Garut itu seputar motifnya membawa bendera HTI ke peringatan Hari Santri.

"Sekarang masih menunggu hasil pemeriksaan US," katanya.

Sebelumnya, pada Senin 22 Oktober, terjadi kasus pembakaran bendera yang dilakukan sejumlah orang dalam acara Hari Santri Nasional di Alun-alun Limbangan, Garut.

Polisi menduga bendera yang dibakar tersebut merupakan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), ormas yang telah dilarang pemerintah. (el)
Share:

Timnas Indonesia U-19 Tak Mampu Langkahi Jepang di Perempat Final



Redlinews.online, JAKARTA -- Mimpi Indonesia U-19 menembus Piala Dunia diganjal Jepang saat laga perempat final Piala AFC U-19 2018. Laga kedua kesebelasan di stadion utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Ahad (28/10) berakhir dengan skor 0-2.

Kekalahan dari tim Samurai Biru ini menghentikan langkah Garuda Muda ke babak semifinal. Sekaligus, mengempas harapan skuat Merah Putih U-19 melaju ke Piala Dunia U-20 2019 di Polandia.

Jepang memang bukan lawan yang mudah bagi Indonesia. Sepuluh menit pertama laga, kedua kesebalasan sama-sama buntu. Jepang yang beberapa kali berusaha menekan tak pernah berhasil menembus lini pertahanan Garuda Muda.

Di menit kedelapan, kerja sama Firza Andika dan Witan Sulaeman di lini pertahanan lawan, juga belum mampu membuka keunggulan. Pelanggaran terhadap pemain Jepang pada menit ke-10, membuat wasit menghukum Indonesia dengan sepakan bebas dari luar kotak enam belas.

Eksekusi oleh striker Taisei Miyashiro memberi umpan kepada rekannya sesama penyerang Takefusa Kubo yang menunggu di baris pertahanan Garuda Muda. Sundulan Kubo akurat menjebol gawang Muhammad Riyandi. Namun hakim garis mengangkat bendera tanda Kubo dalam posisi off side. Skor tetap 0-0 sampai menit ke-14.

Di menit ke-15, pelatih Kageyama Masanaga terpaksa menarik satu pemain gelandangnya, Kanya Fujimoto lantaran terkapar di tengah lapangan.

Striker Koki Saito masuk menggantikan. Kini Jepang bermain dengan tiga striker murni di lini depan. Yel-yel 'Yo ayo… Ayo Indonesia… Ku ingin, kita harus menang..' terus bergaung dari 61 ribu suporter Indonesia yang memenuhi tribun stadion GBK. Namun nyanyian pemompa semangat tersebut, belum mampu membuat para pemain Garuda Muda membuat peluang membuka keunggulan.

Jepang terus menekan. Pada menit ke-16, umpan dari sektor kanan oleh Yukinari Sugawara disambut baik kepala Miyashiro.

Akan tetapi, sundulan dari pemain berangka punggung 20 itu, jauh ke atas gawang. Pada menit ke-20-an, dua kali Indonesia punya peluang. Di menit ke-28, sepak bebas dari sayap kanan oleh Saddil Ramdhani melepas umpan ke depan gawang Jepang.

Ada gelandang bertahan Syahrian Abimanyu yang membantu serangan. Ia berusaha menyambut bola dengan cepat dengan kaki kanannya. Tapi sayang, upaya tersebut masih gagal membuka keunggulan.

Jepang kembali mendapat keuntungan sepakan bebas ke arah gawang Indonesia pada menit ke-33. Kembali Kubo menjadi eksekutor. Sepakan kerasnya kali ini, menghantam dinding kiri luar gawang Riyandi. Serangan balasan dari Indonesia, pada menit ke- 35 dari sektor kanan.

Saddil melepas umpan kepada Witan. Namun gelandang pelajar SKO Ragunan itu, kembali gagal menjebol gawang kawalan Kosei Tani. Papan skor belum juga terisi.

Dominasi Samurai Biru menguasai jalannya pertandingan akhirnya mampu menjebol pertahanan Garuda Muda menjelang menit ke-40. Persisnya pada menit ke-39, sepakan keras dari luar kotak 16 oleh pemain belakang Higashi Shunki akhirnya menjebol gawang Indonesia.

Sepakan kaki kirinya, akurat mengarahkan bola ke atas gawang Indonesia. Kiper Riyandi berusaha menepis. Namun gagal. Gol Higashi membuka papan skor menjadi 0-1, keunggulan buat Jepang.

Lima menit waktu tersisa babak pertama, Indonesia kerja keras membalas skor tertinggal. Akan tetapi, usaha menyamakan kedudukan, tak pernah berhasil. Dua peluang penggawa tuan rumah di areal pertahanan lawan, tak juga berbuah gol. Sampai menit ke-45, Jepang unggul 0-1.

Tambahan waktu satu menit dari wasit Mooud Bonyadifard dari Iran tak berarti. Saat  wasit minta rehat, Indonesia tertinggal 0-1.

Hujan deras menyambut babak kedua. Pelatih Indra belum mau mengubah komposisi pemainnya. Tetapi pelatih 55 tahun itu meminta para penggawanya lebih berani tampil agresif agar kedudukan imbang.

Instruksi tersebut berjalan baik di awal. Akan tetapi keberuntungan belum memberikan gol balasan. Dua kali usaha Saddil menembus lini pertahanan Jepang, tak ada yang akurat ke gawang. Pelanggaran pemain lawan terhadap Asnawi Mangkualam Bahar, memberi kesempatan bagi Indonesia lewat sepakan bebas pada menit ke-66.

Saddil menjadi eksekutor tendangan ke gawang Jepang. Kali ini, sepakannya akurat dan keras ke gawang. Namun lagi-lagi, kiper Tani sigap menepis. Alih-alih membalas skor tertinggal.

Pada menit ke-69, Indonesia kembali kebobolan. Lewat serangan cepat dari lini tengah, bola menuju ke depan gawang Indonesia. Sempat terjadi kemelut. Namun striker tamu, Miyashiro berhasil menjebol gawang Riyandi. Skor pun menjadi 0-2, keunggulan untuk Jepang.

Indra Sjafri mulai merotasi satu pemainnya. Bek Kadek Raditya, ditarik keluar. Posisinya digantikan gelandang serang Todd Rivaldo Ferre.

Masuknya Ferre bermaksud menambah tajam lini serang Garuda Muda. Akan tetapi, upaya Garuda Muda mengejar selisih dua gol tetap tak mampu melewati kokohnya lini pertahanan Jepang. Sampai menit ke-80 Jepang masih unggul.

Indra kembali menarik satu pemainnya pada menit ke-88. Striker Hanis Saghara, digantikan penyerang Muhammad Rafli Mursalim. Namun pergantian tersebut, sia-sia. Indonesia tetap tak mampu membalas skor tertinggal. Sampai pluit panjang, tanda pertandingan bubar, Indonesia harus menerima kekalahan 0-2. (rol)
Share:

Ternyata Kafein Bisa Jadi Pengganti Supelemen



Redlinews.online - Kopi telah lama menjadi minuman yang dianggap bisa menahan kantuk. Bagi sebagian orang, kopi juga cocok dinikmati saat waktu santai.

Tetapi untuk mendapatkan energi lebih atau meningkatkan stamina, mungkin belum banyak orang mengetahuinya. Namun, bagi sebagian penyuka olahraga, bisa jadi telah merasakan khasiatnya. Ini karena kafein yang terkandung di dalam kopi.

Dilansir dari Menshealth, Sabtu (27/10), kebanyakan orang mungkin mengandalkan berbagai vitamin. Padahal, secangkir kopi sebetulnya juga dapat memberikan jenis manfaat yang sama.

Dengan catatan, Anda tidak hanya meminum kopi sebelum menjalankan aktovitas fisik cukup berat. Anda tetap membutuhkan asupan karbohidrat maupun protein. Banyak pelatih maupun atlet yang memilih kopi sebagai suplemen pra-latihan.

Stimulan telah terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja atletik. Ahli gizi, Megan Medrano dari Run Whole Nutrition mengatakan mengonsumsi kafein dapat meningkatkan kinerja selama latihan intens yang berlangsung selama lima hingga 20 menit.

"Asalkan Anda membawa kopi bersama makanan. Tubuh Anda masih membutuhkan cukup banyak karbohidrat, lemak, dan protein untuk kekuatan melalui seluruh latihan," kata Medrano.

Jika Anda ingin menambahkan kopi ke dalam rencana menu harian Anda, pastikan Anda tidak lupa makan serta membawa camilan normal.

Pelatih akrobat, Brennan Mejia memilih kopi saat dia menginginkan dorongan ekstra sebelum berolahraga. Mejia mengatakan kopi memiliki banyak manfaat positif, mulai dari menaikkan tingkat energi hingga mobilisasi asam lemak bebas.

Bahan yang bisa ditemukan dalam secangkir kopi juga paling hanya susu dan gula. Itu pun jika penikmat kopi menginginkannya.

Sementara di banyak suplemen pra-olahraga, boleh jadi mengandung cukup banyak bahan aditif. Kopi mungkin tidak mengandung aditif seperti beta-alanin dan creatine yang ditemukan di banyak suplemen. "Kopi diatur oleh FDA. Anda tahu bahan apa yang Anda minati," katanya. (rol)
Share:

Obama Akhirnya Kritik Tajam Pemerintahan Trump

 
Redlinews.online, DETROIT -- Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengkritik Presiden AS Donald Trump. Dalam pidatonya di Detroit, Michigan dan Wisconsin Obama mengatakan Trump dan anggota Partai Republik lainnya kerap kali berbohong.

Pidato-pidato tersebut menjadi kritik Obama paling tajam setelah sebelumnya lama bungkam terhadap pemerintahan Trump. Namun ia tetap berhati-hati dengan tidak menyebutkan nama Trump sama sekali.

"Sesuatu yang belum kita lihat sebelumnya di kehidupan publik adalah politikus yang terangan-terangan, berulang kali, tanpa malu, berbohong, mengada-ada," kata Obama di gymnasium sebuah Sekolah Menengah Atas di Detroit, Sabtu (27/10), dikutip dari AP.

Obama melakukan tur untuk mendorong rakyat AS memilih kandidat anggota Kongres dari partai Demokrat pada pemilu jeda 6 November mendatang. Untuk pertama kalinya Obama mengatakan karakter bangsa Amerika ditentukan pada kertas suara.

Obama mengutip perkataan Trump yang ingin memotong pajak sebelum pemilu jeda bulan November. Di depan pendukung partai Demokrat Obama mengatakan sebelum pemilu Kongres tidak melakukan sidang apa pun.

"Dia hanya mengarangnya, ini masalahnya, semua yang saya katakan kepada Anda, bisa Anda cari," kata Obama.

Obama datang ke Michigan dan Wisconsin untuk mendorong rakyat AS memilih kandidat dari partai Demokrat. Sementara Trump berulang kali menjadi sasaran kritiknya. Obama kerap menyerang partai Republik dan mengatakan mereka berbohong ketika mereka ingin melindungi rakyat AS sementara mereka juga ingin mengubah Undang-Undang Jaminan Kesehatan.

"Mengerahkan massa, menjatuhkan, memanggil orang kulit hitam, kulit putih, itu apa yang gubenur Anda lakukan dengan iklannya, mengarang-ngarang," kata Obama.

Gubernur yang Obama maksud ialah Gubernur Wisconsin dari Partai Republik Scott Walker. Dia berjanji ingin melindungi sistem kesehatan bagi mereka yang membutuhkan. Walker ditantang oleh kandidat dari partai Demokrat Tony Evers.

Di Michigan, Obama memuji anggota Partai Demokrat Gretchen Whitmer yang telah membantu untuk menambah dana Bantuan Medis bagi yang membutuhkan. Sebuah program yang dibuat Obama dalam masa jabatannya sebagai Presiden.

Obama juga menyinggung tentang kasus surat elektronik Hillary Clinton yang bocor pada pemilihan presiden 2016 lalu. Menurut Obama, partai Republik selalu menggunakan isu tersebut sebelum pemilihan. Ia juga mengejek Trump yang menuduh Cina meretas telpon genggamnya.

"Pada pemilu yang terakhir, ada email Hillary, 'ini sangat buruk', 'ini krisis keamanan nasional', mereka tidak peduli pada email-email itu dan bagaimana Anda bisa tahu? Karena jika mereka peduli, mereka akan bersiap ketika Cina mendengarkan Iphone Presiden yang ia tinggalkan di mobil golf," kata Obama.

Obama juga membahas tentang upaya partai Republik menakut-nakuti rakyat AS dengan rombongan imigran dari Amerika Selatan. Obama mengejek partai Republik yang berusaha membuat rakyat AS khawatir dengan kedatangan imigran miskin dan malnutrisi dari Amerika Selatan.

"Ini yang paling penting dalam pemilu ini, bukan jaminan kesehatan, bukan bisa atau tidaknya rakyat pensiun, melakukan sesuatu untuk kenaikan upah, membangun kembali jalanan dan jembatan dan membuat orang kembali berkerja, tiba-tiba, ini tentang kelompok orang, yang kita tidak tahu di mana mereka berada," kata Obama. (rol)
Share:

5 Tempat Berbelanja di Beberapa Negara yang Sarat Makna Sejarah

 
Redlinews.online -  Tidak semua orang suka berbelanja. Bagi beberapa orang, menghabiskan waktu di tengah pertokoan mungkin terasa menyebalkan. Apakah kamu juga demikian?

Namun bagaimana kalau sekadar menjelajah setiap sudut pasar yang tampak klasik sambil merasakan denyut hidup masyarakat lokal? Kalau seperti, kamu mungkin tertarik.

Dan mengutip Traveller, ini tempat berbelanja di beberapa negara yang mengesankan dan sarat makna sejarah.

Grand Bazaar, Istanbul

Grand Bazaar merupakan pusat perbelanjaan tertua di dunia. Grand Bazaar dibangun lebih dari 500 tahun yang lalu. Kamu dapat merasakan sejarah itu di setiap langkah saat menjelajahinya.

Beberapa toko tampak menjajakan hal-hal yang pada dasarnya sama. Namun untuk kamu yang tidak berminat membeli, datang ke sini dapat memanjakan mata kamu.

Grand Bazaar buka dari Senin sampai Sabtu. Meski kejahatan jarang terjadi, kamu tetap perlu waspada dan tidak perlu membawa uang tunai terlalu banyak.

Mercat De Sant Antoni, Barcelona

Meskipun sebagian besar pengunjung datang ke pasar tradisional Boqueria, Mercat de Sant Antoni dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menampilkan kesan lokal.

Mercat de Sant Antoni merupakan bangunan bersejarah. Gedung yang dirancang dengan spektakuler ini sudah berusia sekitar 130 tahun. Mercat de Sant Antoni baru dibuka kembali setekah direnovasi.

Mercat de Sant Antoni merupakan tempat yang ideal untuk berbelanja, sekaligus mengagumi salah satu bangunan paling berkesan di Barcelona.

Pasar ini buka dari Senin hingga Sabtu. Sementara itu berlangsung pameran buku pada hari Minggu. Kamu harus waspada, karena tempat ini rawan pencopet.

Nishiki Market, Kyoto

Ada sejarah di balik Nishiki Market. Pasar yang terletak di Kyoto ini menjadi pusat perdagangan makanan selama lebih dari 400 tahun.

Pasar ini juga menjual beragam makanan, mulai dari makanan ringan, acar, hingga masakan laut. Kamu mungkin tidak akan bosan saat berkunjung ke sini.

Sebagian besar toko di Nishiki buka jam 9.30 pagi hingga 6 sore setiap hari. Hampir tidak ada tindak kejahatan di sini. Jadi kamu tidak perlu khawatir.

Galleria Vittorio Emanuele II, Milan

Bangunan Galleria Vittorio Emanuele II memiliki desain yang unik. Terutama ada kubah setinggi 17 meter di atasnya.

Galleria Vittorio Emanuele II dibangun pada 1860-an, dan tetap menjadi salah satu bangunan terpenting di Milan.

Galleria Vittorio Emanuele II menjajakan barang-barang bermerek, seperti Prada, Versace, dan Louis Vuitton. Jika tidak ingin berbelanja, jalan-jalan di Galleria Vittorio Emanuele II juga sudah menyenangkan.

Meskipun tempat itu buka setiap saat, sebagian besar toko hanya beroperasi Senin hingga Sabtu. Kejahatan di sini jarang terjadi, tetapi tetap waspada dan menjaga barang bawaan kamu.

Temple Street Night Market, Hong Kong

Saat matahari terbenam di Kowloon, kehidupan di Temple Street Night Market mulai menggeliat. Para pedagang mengeluarkan barang dagangan mereka, dan banyak orang menyerbu untuk berburu barang murah.

Temple Street Night Market adalah tempat belanja yang sibuk dan ramai. Untuk kamu yang suka jalan-jalan sambil mengamati kehidupan masyarakat lokal, destinasi ini cocok sekali.

Pasar buka mulai jam 6 sore sampai jam 11 malam. Cobalah untuk tidak membawa barang-barang berharga yang tidak perlu. (uzi)
Share:

Hamil Muda, Anissa Aziza Muntah Setiap Peluk Raditya Dika

 
Redlinews.online, Raditya Dika bersyukur istrinya, Anissa Aziza, tak ngidam yang aneh-aneh di trimester pertama dari kehamilannya. Sekalipun ingin makan nakanan tertentu, menurut Radit masih mudah didapatkan. Saat ini kandungan istri Radit sudah menginjak usia 3 bulan.

Bukan hanya itu, Anissa Aziza juga tidak mengalami mual-mual. Namun yang unik, Anissa kerap muntah tiap sehabis memeluk Raditya Dika. Sebagai calon ayah, Radit tak mengetahui penyebab hal itu.

"Ngidamnya aman sih, dia ngidam batagor yang isinya siomay. Enggak ada mual, mual-mualnya hanya setiap habis meluk gue dia muntah. Enggak tau gara-gara bayi atau gara-gara gue," ungkap Raditya Dika di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (26/10).

Pada kesempatan yang sama, Radit juga memohon doa untuk kelancaran kehamilan Anissa hingga persalinan nanti. Ia berharap nantinya akan memiliki banyak keturunan seperti keluarga Gen Halilintar.

"Istri gue dia udh 3 bulan deh, ya doain aja smuanya ya. Semoga smuanya lancar dan semoga anaknya 11 kayak Gen Halilintar," ceplos Raditya Dika.

(tov / wida)
Share:

Viral, Video Nusron Dihadang Warga Luar Batang dan Diteriaki Ganti Presiden

 
Redlinews.online, JAKARTA - Sejumlah video viral di media sosial youtube sejak Jumat (26/10/2018) dinihari. Dalam video tersebut tampak sejumlah orang meneriaki Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid setelah selesai ziarah dari makam Habib Luar Batang, Jakarta. Bahkan, ada sekelompok orang meneriakinya dengan ganti presiden.

Video ini bisa disaksikan di Youtube dengan judul “Viral! Nusron Wahid Diusir Warga Luar Batang, Komplek Makam Habib Husain bin Abu Bakar Alaydrus”.

Atau di video yang lain dengan judul “Nusron Wahid Diusir Warga saat Ziarah di Luar Batang”.

Dalam video ini terlihat, Nusron diteriaki warga ganti presiden dan ada yang seperti melempar air ke arah Nusron. Ia terlihat tenang dikelilingi puluhan warga di lokasi ziarah. Terlihat, ada juga warga yang berani mendekati Nusron serta membentangkan sebuah bendera hitam dengan tulisan putih yang berisi kalimat tauhid.

Dalam video ini, Nusron hanya diam saja dan tidak memberikan komentar kepada warga yang mengelilinginya. Video ini berdurasi 18 detik. Tidak jelas siapa yang mengunggah hal tersebut di media sosial.

Berikut pernyataan Nusron terkait kejadian tersebut:
"Saya datang ke makam Luar Batang sekitat 10.30. Tiba-tiba ada yang teriak-teriak 2019 ganti Presiden. Saya tidak tanggapi dan langsung wudlu. Terus ada yang teriak Banser menyusup. Saya masuk ke mesjid untuk sholat. Habis itu, ziarah ke makam seperti biasa sambil zikir. Pukul 11.45 saya keluar makam. Tiba2 di depan mesjid ada kerumunan orang sambil membentangkan bendera hitam bertulisan Laa ilaaa ha illlaah, yang kerap dipakai HTI. Saya cuekin dan sapa dengan senyum. Karena mereka makin brutal, maka ada beberapa pengurus mesjid dan sejumlah Habib (tidak saya kenal) yang sedang ziarah membantu saya dan mengusir dan membubarkan kerumunan itu. Terus saya pulang. Itu saja," kata Nusron dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/10/2018).

Nusron merupakan pendukung capres cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin. Sementara di Pilkada DKI tahun 2017 lalu, ia berada di pihak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [ts]
Share:

Sebelum Grand Vitara, Ini Deretan Mobil Suzuki yang "Pensiun Dini"

 
Redlinews.online, JAKARTA - Suzuki Grand Vitara jadi produk Suzuki selanjutnya yang akan dipensiunkan Suzuki dalam waktu dekat. SUV tersebut juga sudah berhenti diproduksi di Jepang sebagai negara asal.

Ini menambah daftar panjang produk Suzuki yang pensiun. Sebelumnya ada beberapa produk yang juga dihentikan penjualannya di Indonesia.

Apa saja produk-produk tersebut?

Suzuki Aerio sempat diperkenalkan Suzuki pada 2001. Mobil ini masuk ke dalam tipe hatchback dengan mesin 1.500 cc. Aerio sempat menjadi rival Jazz dan Yaris generasi pertama dan produk ini terakhir ditawarkan pada 2008.

Suzuki Vitara, Escudo dan Sidekick. Ketiganya menghiasi lini produk Suzuki di medio 90-an. Vitara misalnya pertama kali dikenalkan 1992 dengan penggerak 4WD.

Lalu Escudo hadir 1994 dengan pilihan penggerak 2WD. Fitur dan tampilannya tidak berbeda jauh dengan Vitara. Lalu pada 1995 hadir Sidekick yang lebih ekonomis dari dua kakaknya.

Ketiganya berhenti dijual sekitar tahun 1997. Cerita berlanjut ke 2001 dimana Suzuki menawarkan produk SUV Escudo. Lalu pada 2003 Suzuki memperkenalkan Escudo tujuh penumpang. Namun nasib produk ini hanya sampai pada 2006.

Produk sedan Baleno sempat diperkenalkan pada 1996. Sedan ini bertahan hingga tahun 2003 menggantinya dengan SX4 crossover dan sekarang hadir dalam rupa hatchback.

Produk city car Splash pernah hadir pada 2008. Produk ini buah kerja sama antara Suzuki dan Opel di Eropa. Di Indonesia, Splash terakhir dijual 2016 lalu.

Masih ingat Celerio? City car tersebut hadir hendak menggantikan Splash pada medio 2015. Namun produk yang dibawa dari India tersebut sulit untuk bersaing di Indonesia dan berhenti dijual 2017.

Presiden Direktur PT Suzuki indomobil Motor (SIM) Seiji Itayama mengungkapkan, penggantian jajaran produk-produk Suzuki selama ini adalah bagian dari strategi perusahaan. Suzuki mengikuti perkembangan tren kendaraan meski diakui hal tersebut terlihat menjadi inkonsistensi produk Suzuki.
“Sebenarnya kalau saya ditanya, memang ini strategi. Bukan berarti kita berhenti, tapi kita sediakan produk yang lebih baik daripada produk sebelumnya. Memang kalau kita ganti, kita berhenti, muncul lagi image yang kurang baik. Nanti akan saya tinjau kembali,” ucap Itayama. (kompas)
Share:

Jokowi Tak Konsisten, Projo Bogor Beralih Dukung Prabowo



Redlinews.online, JAWA BARAT - Puluhan orang yang diketahui sebagai pengurus Pro Jokowi atau Projo Bogor menarik dukungan kepada Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Penarikan dukungan dan pengunduran diri dari Projo digelar di Bogor, Rabu (24/10).

"Kami sebagian pengurus Projo se-Kabupaten dan Kota Bogor beserta jajarannya sudah tidak lagi mau mendukung pencalonan Jokowi sebagai capres di tahun depan," kata mantan Ketua Projo Bogor, Sumiati melalui keterangan tertulis.

Perempuan yang akrab disapa Monik ini mengatakan, 30 orang pengurus Projo Bogor yang mengundurkan diri dari organisasi relawan tersebut karena menilai Jokowi telah mengecewakan rakyat selama empat tahun pemerintahannya.

"Jokowi yang dimandatkan rakyat menjadi presiden di 2014 tidak menjalankan program Nawacita, harapan rakyat semakin pupus ketika keterhimpitan ekonomi yang semakin dirasakan seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Menurut Monik, hingga saat ini Jokowi tidak dapat mengangkat kondisi ekonomi Indonesia sebagaimana dijanjikan dulu. Masyarakat, kata Monik, justru semakin kesulitan akibat kenaikan harga bahan pokok dan BBM.

Hal itu belum ditambah dengan maraknya Tenaga Kerja Asing (TKA).

"Banyak TKA yang masuk dan bahkan bikin KTP, sedangkan kita warga Bogor sendiri berbulan-bulan kalau membuat KTP. Ada saja alasannya, tinta habis lah, berkas dari pusat belum ada lah, tapi kok pekerja asing bisa," ungkap Monik.

Kondisi di dalam internal Projo pun, disebut Monik, setali tiga uang dengan kekecewaan yang ditimbulkan Jokowi lantaran para pimpinannya tidak mengurus rakyat setelah mendapat jabatan tertentu di sejumlah BUMN.

"Untuk itu kami mengikuti jejak mantan Sekjen Projo, Saudara Guntur Siregar yang terlebih dahulu mendeklarasikan diri bergabung dengan Indonesia Muda yang mendukung Prabowo-Sandi," terang Monik.

"Jokowi nggak konsisten, banyak teriakan dari masyarakat bawah. Di situ saya merasa bersalah," tambahnya.

Deklarasi penarikan dukungan tersebut dilakukan secara simbolik dengan melepaskan kaus Projo yang dikenakan oleh puluhan eks pengurus Projo Bogor. Puluhan kaus itu pun ditempatkan dalam sebuah kardus yang bertuliskan 'Relawan Kardus'.

Hal ini, tambah Monik, untuk membuktikan bahwa ia dan kelompoknya bukanlah relawan kardus sebagaimana yang disebutkan Jokowi pada beberapa waktu lalu.

"Untuk itu kami kembalikan kaos ini ke tempat kardus ini agar kami tidak menjadi beban sejarah atas segala tuduhan dan fitnah," pungkas Monik. [rmol]
Share:

Aksi Bela Tauhid Digelar di Patung Kuda Hari Ini

 
Redlinews.online, JAKARTA -- Kumpulan massa yang akan melakukan Aksi Bela Tauhid mulai memadati Masjid Istiqlal sejak pukul 10.00 WIB, Jumat (26/10). Masjid Istiqlal memang dijadikan titik kumpul massa yang akan melakukan aksi damai ke Patung Kuda dan dipusatkan di depan halaman Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, massa banyak yang menggunakan atribut bendera, ikat kepala, maupun topi bertuliskan kalimat tauhid. Di pintu masuk, ada pula pedagang yang menjual berbagai atribut bertuliskan kalimat tauhid.

Salah satu peserta aksi, Widodo, mengatakan, aksi ini bertujuan menuntut Banser meminta maaf karena telah mambakar bendera bertiskan kalimat tauhid. Menurut dia, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor belum meminta maaf karena telah membakar bendera tauhid. "Malah seolah nantangin," kata dia, Jumat (26/10).

Pria yang tinggal di Tangerang itu bahkan menginap di Istiqlal demi mengikuti aksi damai bela tauhid. Menurut dia, ada satu dua orang lainnya yang ikut menginap untuk melakukan aksi.

Dengan aksi damai, Widodo berharap pemerintah bisa adil dalam menyelesaikan kasus pembakaran bendera tauhid. Namun, yang terpenting, Banser harus minta maaf atas perbuatan yang telah dilakukan anggotanya. "Apa sih beratnya meminta maaf? Kan gampang. Itu kan lafal Allah. Dia sendiri kan Islam," ucap dia.

Sementara, Oke, salah satu peserta aksi lainnya, datang bersama temannya. Ia datang atas inisiatifnya sendiri tanpa dikomandoi organisasi tertentu. Menurut dia, setiap umat Muslim pasti akan marah ketika bendera tauhid dibakar. Ia mengatakan, alasan Banser yang menganggap bendera itu sebagai milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tak bisa diterima. "Tujuan ini menyangkut masalah kalimat tauhid. Itu dianggap identik dengan HTI. Padahal, ini sudah ada dari lama. Ada dari zaman Rasul," kata dia.

Ia menegaskan, aksi ini juga menuntut agar proses pengadilan yang sesuai dengan hukum berlaku dilakukan. Tuntutan itu dilakukan agar ke depan, penistaan pada agama Islam tak dilakukan lagi. (rol)
Share:

Seorang Ayah Tega Bunuh Ke-3 Istri dan Anak-anaknya. Kisahnya Terungkap dari Melalui Sepuntung Rokok.

 
Redlinews.online, PALEMBANG - Dalam hitungan 1x24 jam, jajaran Polda Sumatera Selatan dan Satreskrim Polresta Palembang akhirnya mengungkap kasus bunuh diri yang dilakukan Fransiscus Xaverius (FX) Ong (45) bersama istri serta dua orang anaknya, Rafael Fransiskus (18) dan Kathlyn Fransiskus (11), yang terjadi pada Rabu (25/10/2018) kemarin.

Mulanya, kasus bunuh diri FX Ong sempat terlihat janggal karena tembakan dari senjata api rakitan jenis revolver yang dipegang pengusaha itu nyaris tak terdengar oleh para pembantu di dalam rumah serta tetangga.

Tentu saja, hal itu menjadi pertanyaan, bagaimana cara FX Ong menghabisi nyawa kedua anakya dan istrinya tersebut tanpa terdengar suara tembakan.

Teka-teki itu pun akhirnya terjawab setelah Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain Adinegara bersama jajarannya melakukan investigasi. Selain itu, hasil dari laboratorium forensik dicocokkan dengan olah TKP di kompleks Vila Kebun Sirih RT 005 RW 001 Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, yang merupakan tempat tinggal FX Ong.

Hasil olah TKP itu pun terungkap, FX Ong sudah mempersiapkan seluruhnya dengan matang. Mulai dari mematikan CCTV yang ada di setiap sudut rumah, hingga membagikan uang dan perhiasan kepada pembantu serta tetangga. Petunjuk awal kasus tersebut bermula dari ditemukannya bercak darah di puntung rokok dalam asbak luar kamar FX Ong. Hingga akhirnya kejadian itu mengerucut bahwa FX Ong mengeksekusi Margaret Yentin Liana (43), istrinya sendiri, lebih dulu.

Seusai mengeksekusi istrinya, FX Ong langsung duduk di luar sembari menyalakan satu batang rokok dan meletakkan satu selongsong peluru di atas meja kerja. Bahkan, surat wasiat yang ditulis FX Ong diduga dibuat setelah menembak sang istri.

Setelah itu, FX Ong masuk ke kamar Rafael dan menembak kepala putra kesayangannya tersebut ketika tertidur pulas. Begitu juga dengan Kathlyn Fransiskus yang tewas dengan luka tembak di kepala.

“Semuanya telah disiapkan oleh FX Ong bahwa ini pengakhiran hidup, makanya dia sudah menitip pesan. Kamar dia juga terkunci dari dalam,” kata Zulkarnain, Kamis (26/10/2018).

Ditemukan senjata revolver di tangan FX Ong Senjata api rakitan jenis revolver tersebut ditemukan dalam genggaman tangan FX Ong yang tewas di samping istrinya.

Hasil analisis investigasi, ditemukan guns shot residu (GSR) di punggung tangan serta telapak tangan bapak dua anak itu. Dari hasil analisis investigasi itulah dipastikan FX Ong adalah pelaku utama pembunuhan dua anak dan istrinya.

“Labfor memastikan, ditemukan guns shot residu (GSR), artinya FX Ong yang menembakkan senjata. Dialah yang membunuh tiga lain dan dirinya sendiri,” ungkap Zulkarnain. Senjata yang digunakan oleh FX Ong bukanlah keluaran dari pabrikan, melainkan senjata yang telah dimodifikasi sebelumnya. Itu terungkap dari hasil uji balistik tim Labfor Polda Sumsel.

“Jadi saya klarifikasi, sebelumnya saya bilang itu adalah senjata pabrikan Taiwan. Hasil uji balistik, senjata itu hanya gagangnya saja yang pabrikan, sementara laras senjata buatan sendiri, artinya senjatanya adalah rakitan,” kata Zulkarnain.

Tak terdengar suara tembakan Letusan senjata revolver pun berbeda dengan senjata jenis glock. Suara antara dua senjata itu memiliki ledakan yang berbeda. Terlebih lagi, senjata milik FX Ong adalah rakitan.

“Saya rasa senjata revolver itu suaranya tidak terlalu keras, apalagi di dalam kamar. Dan bisa jadi kondisi malam itu pembantunya sudah tidur sehingga tidak terdengar,” ujar Zulkarnain.

Jenderal bintang dua ini mulanya menduga senjata api rakitan yang digunakan FX Ong untuk menghabisi nyawa istri dan anaknya tersebut sempat dilapisi dengan bantal agar suara letusan sedikit teredam. Namun, dari hasil olah TKP tak ada satu pun bantal yang ditemukan tertembus peluru.

"Menurut saya revolver tidak keras, berbeda dengan glock, tidak mengejutkan banget (revolver), apalagi dalam kamar. Awalnya diduga pakai bantal, namun bantal juga ternyata tidak ada yang bolong,” ungkapnya.

Hendak dicerai istri Kasus bunuh diri yang dilakukan Fransiskus Xaverius (FX) Ong (45) bersama keluarganya diduga akibat adanya orang ketiga hingga memicu keretakan rumah tangga mereka.

Sarah Perdinanti (20) yang merupakan asisten rumah tangga korban menjadi saksi kunci dalam peristiwa beradarah tersebut. Ia pun menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Palembang, Rabu (24/10/2018) Sarah mengatakan, majikannya beberapa waktu belakangan sering terlibat keributan di rumah yang diduga dipicu adanya pihak ketiga sehingga membuat hubungan mereka menjadi tidak harmonis.

“Cece (Margaret) sering buka HP Koko (FX Ong) dan pernah lihat ada wanita lain. Mamanya Cece cerita ke orang lain sehingga sering ribut,” kata Sarah.

Kabar keduanya akan menempuh jalur perceraian atas dugaan orang ketiga itu pun, menurut Sarah, sering terdengar. FX Ong dan Margareth sempat berebut soal hak asuh anak jika ingin berpisah.

“Koko enggak mau anaknya diasuh Cece jadi suka ribut begitu,”ujarnya. (kompas)
Share:

Setop Kasus Ratna, Bawaslu: Prabowo tak Lakukan Pelanggaran

 
Redlinews.online, JAKARTA-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan menghentikan penanganan kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Dengan demikian, kasus dugaan pelanggaran pemilu terkait penyebaran informasi hoaks ini tidak bisa dilanjutkan ke tahap penyidikan di kepolisian.

Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan yang masuk dan hasil kajian, maka pada Kamis (25/10) Bawaslu menetapkan untuk menghentikan kasus dengan nomor laporan 03/LP/PP/RI/0/0.00/X/2018 itu. Adapun dasar penghentian kasus ini, yakni terlapor Prabowo Subianto, Fadli Zon, Dahnil Simanjuntak, Hanum Rais, dan Rachel Maryam terbukti tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran pemilu sebagaimana diatur dalam UU Pemilu 7 Tahun 2107

Ketika dikonfirmasi, anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, membenarkan adanya keputusan penghentian kasus ini. Menurut dia, keputusan ini adalah rekomendasi Bawaslu secara resmi.

"Iya (tidak penuhi unsur pelangggaran) dan unsur kampanye. Itu sudah rekomendasi resmi kami. Sehingga dengan demikian, kasus ini tidak bisa dilanjutkan ke tahapan penyidikan," tegas Bagja.

Berdasarkan informasi Bawaslu, kasus hoaks Sarumpaet ini dilaporkan oleh Silas Dutu. Adapun terlapor dari kasus ini, yakni Badan Pemenangan Nasiobal capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Secara spesifik, laporan itu menyebut  Prabowo Subianto, Fadli Zon, Dahnil Simanjuntak, Hanum Rais, dan Rachel Maryam sebagai terlapor.

Sebelumnya, anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, pihaknya tidak akan kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap Ratna Sarumpaet. Sebab, Ratna yang juga berstatus sebagai terlapor baru menyanggupi permintaan klarifikasi pada Jumat (26/10).

"Jadi waktunya tidak cocok, sementara kami harus mengambil sebuah keputusan tanpa adanya kesaksian dari Ibu Ratna Sarumpaet. Karena, Bawaslu bekerja dengan waktu yang kami miliki dan besok adalah hari terakhir kami sesuai dengan masa penanganan pidana. Maka, sudah harus ada keputusan mengenai status kasus ini," jelas Fritz, Rabu (25/10).

Pada Rabu malam, Bawaslu juga telah melakukan pleno untuk menentukan status kasus pelaporan informasi bohong yang dibuat oleh Ratna Sarumpaet ini. Fritz menegaskan, sejumlah hasil klarifikasi kepada pihak pelapor, saksi ahli dari KPU, dan bukti dibahas dalam pleno tersebut. Hasil klarifikasi tersebut, menurut dia, sudah bisa digunakan untuk mengambil keputusan soal laporan dugaan pelangggaran hoaks Ratna Sarumpaet. (rol)
Share:

Panwaslu Didesak Usut Dugaan Kampanye Ma'ruf Amin di Ponpes Solo

 
Redlinews.online, JAKARTA - Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin, diduga melakukan kampanye saat bersilaturahmi dengan santri dan kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad, Solo. Panwaslu diminta segera mengusutnya.

Ketua Bidang Kampanye DPD PKS Surakarta, Sugeng Riyanto, menilai tindakan Ma'ruf Amin jelas dikategorikan sebagai kampanye. Baik dalam perkataan maupun simbol jari saat berfoto.

"Dukung mendukung itu boleh, hak masing-masing dan dilindungi undang-undang. Tapi semua ada etika dan aturannya. Kalau silaturahmi antara kiai dengan santri boleh, tapi kalau kampanye tidak boleh," kata Sugeng kepada detikcom, Kamis (25/10/2018).

Dia meminta Panwaslu segera melakukan tindakan. Dia khawatir hal tersebut akan terjadi lagi di daerah lain.

"Panwaslu harus menggunakan kewenangannya untuk segera menindak itu, melakukan proses, mengumpulkan bukti. Kalau dibiarkan nanti akan terjadi kekacauan, kita menyayangkan itu," ujar dia.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Tengah, Umar Hasyim, meminta Ma'ruf Amin untuk mencontoh cawapres Sandiaga Uno yang tertib dalam melakukan kampanye.
"Saya mengapresiasi Sandiaga Uno yang selalu memberikan contoh kampanye tanpa melanggar aturan. Kalau yang melanggar tentu bukan contoh yang baik," kata pria yang menjabat Wakil Ketua DPRD Surakarta itu.

Dia juga mendesak Panwaslu untuk segera mengusut dan memproses hal tersebut sesuai hukum yang berlaku. Pasalnya, ponpes merupakan area steril kampanye.

"Panwaslu harus melacak apakah sesuai aturan atau tidak. Kalau menurut saya itu jelas kampanye," ujarnya.

Komisioner Divisi Pengawasan Panwaslu Surakarta, Muh Muttaqin, mengatakan masih akan mengkaji hal tersebut. Pasalnya saat ini kelima komisioner masih mengikuti bimbingan teknis di Magelang. Namun dia memastikan akan mengusut hal tersebut jika memang sebuah pelanggaran.

"Kalau memang ada pelanggaran pasti kami usut. Prosesnya tentu kami kumpulkan bukti dan saksi. Kami juga akan konfirmasi juga ke yang bersangkutan," tegasnya. [dtk]
Share:

Viral, Sri Mulyani Memakai Topi Tauhid. Ini Penjelasanya

 
Redlinews.online, JAKARTA - Foto Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menggunakan topi hitam berkalimat tauhid, atau kalimat yang sama dengan kalimat yang ada di bendera hitam yang telah dibakar oleh beberapa oknum Barisan Ansor Serba Guna atau Banser beberapa waktu lalu, tengah viral.

Foto tersebut menggambarkan saat-saat Sri Mulyani yang mengenakan topi rimba berwarna hitam dengan tulisan arab berkalimat tauhid, berswafoto dengan beberapa orang yang di antaranya mengenakan cadar dan bekerudung panjang.

Merespons hal itu, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti mengatakan foto tersebut benar adanya. Dia menjelaskan, foto itu diambil saat Sri Mulyani meninjau lokasi penampungan korban gempa di Desa Vatitela, Desa Vatutela, Mantikulore, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu 25 Oktober 2018.

"Rabu kemarin ya, foto tersebut diambil ketika Menteri Keuangan RI meninjau lokasi penampungan korban gempa di Desa Vatitela, Desa Vatutela, Mantikulore," katanya saat dikonfirmasi VIVA, Kamis 25 Oktober 2018.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, saat kunjungan tersebut, pada dasarnya Sri Mulyani dalam agenda untuk menyerahkan bantuan dari pegawai Kementerian Keuangan dan Dharma Wanita senilai Rp2,5 miliar.
Dana bantuan tersebut diberikan untuk dialokasikan menjadi sumur bor, air bersih, tempat ibadah seperti masjid, gereja dan pura, sekolah, dan MCK agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pengungsi.

Selain itu, Menkeu juga menyerahkan bantuan dari enam BUMN di bawah Kemenkeu dengan dana senilai Rp591 juta yaitu dari SMI, PII, SMF, Geodipa, LPEI dan IIF. Rencananya bantuan ini akan dimanfaatkan untuk pelayanan dapur umum, kesehatan, amenities, personal hygiene, selimut, dan lainnya.

Namun begitu, lanjut Nufransa, setelah selesai berdialog dengan warga, beberapa ibu dan remaja putri mengajak Sri Mulyani untuk swafoto. Di mana salah satu remaja putri dikatakannya memberikan dan meminta untuk memakai topi tersebut kepada Menteri Keuangan dan mengajak foto bersama.

"Menteri Keuangan secara spontan menerima ajakan tersebut sebagai bagian keramahtamahan beliau sebagai public figure. Tidak ada maksud dan niat apapun dalam pemakaian topi tersebut selain menyambut baik ajakan foto bersama," ungkap dia.

Karena itu, dia menegaskan, Sri Mulyani sangat menyesalkan apabila ada pihak yang memanfaatkan dan menyalahgunakan interaksi sosial dan ramah tamah dengan masyarakat tersebut untuk tujuan lain. [viva]
Share:

Tidak Logis, Polisi Bebaskan Pelaku Pembakar Bendera Tauhid

 
Redlinews.online, JAKARTA - Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pelita Ahmad Khozinudin mengatakan, argumen pihak kepolisian dalam membebaskan pelaku pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid dinilai tidak logis. Alasan yang diutarakan polisi yakni karena pelaku tidak memenuhi unsur niat jahat.

“Logika saya jadi hilang karena kasus itu bisa dilepas hanya karena tidak ada niat jahat. Orang kecelakaan saja dia tetap bisa kena pidana walaupun dia tidak ada niat jahat untuk menabrak,” kata Khozinudin di Jakarta, Kamis (25/10).

Ia mengatakan, dalam kasus seperti ini, seharusnya kepolisian melihat unsur kesengajaan dalam insiden pembakaran tersebut. Unsur kesengajaan itulah yang patut didalami. “Kalau ini hanya niat, jadi pusing, kacau jadinya,” tuturnya menambahkan.

Menurut Khozinudin, dalam proses hukum, setiap alasan pihak yang diduga menjadi tersangka mesti memiliki ukuran. Khususnya dalam konteks kasus yang sedang dia hadapi. Berdasarkan fakta yang ada, pelaku pembakar bendera yang berasal dari Banser NU melakukan pembakaran secara sengaja.

LBH Pelita turut menyayangkan narasi yang dibangun kepolisian yakni menyasar pada pihak yang membawa bendera. Dalam hal ini, mengerucut pada organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang jelas sudah dibubarkan oleh pemerintah.

Lebih lanjut, senada dengan pernyataan eks HTI, LBH Pelita menyatakan bendera yang dibakar tersebut bukanlah bendera HTI, melainkan murni simbol umat Islam berisikan lafaz Laa Ilaha Illallah Muhammadar Rasulullah. Ia mengatakan, pihak Kemenkumham juga dapat mengecek langsung perihal bendera HTI. Sebab, sesuai pernyataan eks HTI, organisasi tersebut tidak memiliki bendera. Melainkan hanya sebuah logo yang digunakan untuk keperluan selain bendera.

Di satu sisi, ia mengatakan, sebuah organisasi di Indonesia tidak bisa menggunakan simbol-simbol yang menjadi domain publik. Organisasi tidak diberikan hak eksklusif tertentu untuk menggunakan simbol yang dimiliki publik. Hal itu, secara otomatis batal demi hukum.

“Silakan cek di Dirjen HKI (Hak Kekayaan Intelektual). Apa ada yang mendaftarkan simbol kalimat tauhid sebagai lambang organisasi?” ujarnya.

Terakhir, ia mengatakan, Majelis Ulama Indonesia selaku otoritas yang berhak menentukan sikap terkait permasalahan keagamaan telah menyatakan yang dibakar tersebut bukan bendera HTI. “Jadi tidak ada berandai-andai,” kata dia.

Polda Jawa Barat dan Polres Garut telah melakukan gelar perkara terbuka kasus dugaan pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid, atau yang dinyatakan polisi sebagai bendera HTI. Hasil gelar perkara polisi itu akhirnya menyatakan tidak bersalah kepada tiga orang pelaku pembakar bendera di Garut itu.

“Terhadap tiga orang anggota Banser yang membakar tidak dapat disangka melakukan perbuatan pidana karena salah satu unsur yaitu niat jahat tidak terpenuhi,” kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Karena itu dia melanjutkan, status tiga orang yang diamankan polisi pascakejadian ini tetap berstatus saksi. Ketiganya yakni ketua panitia dan pelaku pembakaran bendera diduga milik HTI. Ketiganya melakukan aksi pembakaran karena spontanitas melihat adanya bendera HTI di tengah-tengah acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN).

Polisi kemudian menyatakan penyebab kejadian tersebut dikarenakan ada seorang penyusup yang membawa bendera tersebut. “Laki-laki penyusup inilah sebenarnya orang yang sengaja ingin mengganggu kegiatan HSN yang resmi dan bertujuan positif," katanya.

Pada Kamis Sore, pukul 16.00 wib, Polda Jawa Barat menangkap satu orang yang diduga sebagai pembawa bendera. Polisi kemudian mengamankan orang tersebut yang bernisial U (20 tahun), warga Kabupaten Garut. "Statusnya masih terperiksa," kata Kabid Humas Polda Jabar, kaa Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Menurut Truno, terperiksa U diamankan polisi di Jl Laswi, Kota Bandung. Penyidik memiliki waktu tiga hari untuk menentukan status U tersebut. Saat ini, dia mengatakan, U masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolda Jabar.

"Patut diduga U yang membawa bendera HTI saat upacara HSN di Limbangan. Kita masih melakukan pendalaman intens," ujarnya yang hanya menggelar jumpa pers tak lebih dari lima menit. (rol)

Share:

Banyak Kader Ditangkap, Bagaimana Nasib Suara PDIP?


Redlinews.online, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, menilai banyaknya kepala daerah dari PDIP yang terseret kasus korupsi tidak terlalu memengaruhi elektabilitas suara partai. Menurutnya, kasus korupsi punya pengaruh yang besar terhadap elektabilitas jika yang tersangkut adalah elite di pimpinan pusat partai.

"Misalnya Partai Demokrat. Pada 2009 Demokrat menang pemilu, pada 2014 anjlok. Ini tidak bisa dilepaskan dari kasus korupsi yang menyeret pimpinan Partai Demokrat. Seperti Anas Urbaningrum, Andi Mallarangeng, Nazaruddin, Angelina Sondakh, ini kan nama-nama populer," kata dia kepada Republika.co.id, Jumat (25/10).

Apalagi, tambah Qodari, Anas saat itu menjabat sebagai ketua umum Partai Demokrat sehingga berdampak signifikan terhadap elektabilitas partai. Juga Nazaruddin, yang ditersangkakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi saat menduduki posisi bendahara umum Partai Demokrat.

Qodari pun menyinggung soal kasus korupsi suap impor daging sapi yang menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Kasus yang menyeret nama-nama besar di kedua partai tersebut, membuat suaranya turun di Pemilu 2014. Demokrat kehilangan sekitar separuh suara dibandingkan Pemilu 2009.

"Suara Demokrat hilang sekitar separuh, dari 20 persen koma sekian menjadi 10 persen koma sekian. Kalau PKS, turun beberapa persen, sekitar 1 atau nol koma sekian persen," ujarnya.

Karena itu, menurut Qodari, PDIP tidak begitu terpengaruh meski banyak kepala daerahnya yang terseret kasus korupsi. "Jadi baru berpengaruh signifikan kalau yang kena (kasus korupsi) itu adalah pimpinan partai di tingkat pusat, karena eksposurnya bersifat nasional dan luas," katanya.

Apalagi, lanjut Qodari, saat ini masyarakat memilih partai lebih berdasarkan ketokohan. Tokoh-tokoh PDIP seperti Joko Widodo dan Ganjar Pranowo, punya andil yang cukup untuk meningkatkan suara partai. Tiap partai punya faktor yang menurunkan suara, tapi juga punya faktor pengangkatnya.

"Misalnya PDIP ada yang kena masalah, tapi ada juga yang populer, seperti Ganjar di Jawa Tengah, itu kan populer. Jadi ada yang menurunkan, ada yang meningkatkan," ucap dia.

Sepanjang tahun ini ada total 22 kepala daerah yang terlibat kasus korupsi. Kader PDIP menjadi yang paling banyak tersangkut kasus itu dengan jumlah sembilan orang. Sembilan ini, antara lain Bupati Ngada Marianus Sae, Bupati Bandung Barat Abu Bakar, dan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat.

Enam sisanya yakni Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat, Bupati Purbalingga Tasdi, Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Wali Kota Blitar Muhammad Samnhudi Anwar, Bupati Kabupaten Labuhanbatu Pangonal Harahap, dan terbaru adalah Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra.

Sementara Partai Golkar ada di posisi kedua setelah PDIP dengan jumlah lima orang. Lima ini adalah Bupati Jombang Nyono Suharli, Bupati Subang Imas Aryuminingsih, Bupati Kabupaten Bener Meriah Ahmadi, Wali Kota Pasuruan Setiyono dan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menilai, partai politik harus konsisten menyaring kadernya yang akan dicalonkan dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Menurut dia, partai politik memiliki tugas untuk membangun peradaban Indonesia.

Ia menegaskan, hal itu menjadi bagian dari komitmen partai. "Kalau PDI Perjuangan taat bahwa di dalam proses pencalonan, kami tidak akan mencalonkan yang punya persoalan-persoalan hukum, khususnya korupsi," kata dia.

Ia mengatakan, tugas partai adalah membangun peradaban Indonesia. Karena itu, seluruh proses pencalonan wakil rakyat bisa dipertanggungjawabkan oleh partai.

Ia menambahkan, partai politik harus terus-menerus melakukan perbaikan di internal untuk meningkatkan akuntabilitas di mata rakyat. "Dan kami konsisten, khusus yang terkena korupsi itu kami berikan sanksi pemecatan, yang terkena OTT kami berikan sanksi pemecatan seketika," tegas dia. (rol)
Share:

Banser Hendak Dibubarkan, Begini Reaksi PBNU

 
Redlinews.online, JAKARTA - Buntut dari adanya aksi pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang memuat kalimat tauhid, sejumlah pihak menuntut Barisan Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama dibubarkan.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Helmy Faishal Zaini enggan terbawa emosi.

Dia tetap santai terhadap kelompok masyarakat yang menuntut pembubaran tersebut.

Helmy mengatakan, Banser mempunyai kontribusi besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Yang mendirikan Republik ini Banser. Banser ikut berjuang untuk Republik ini. Sahamnya besar Banser. Peristiwa PKI juga Banser yang melakukan penumpasan. Banser ini komisaris bangsa," papar Helmy di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/10).

Helmy menambahkan, petisi yang dibuat orang tertentu ingin membubarkan organisasi Banser itu bagian dari politik.

"Karena ahistoris. Itu yang saya bilang politik di situ. Salah satu orang ditimpakan kepada masalah organisasi, hal yang lain," tuturnya.

Sebelumnya, protes keras pun muncul di media sosial. Kali ini, ada petisi yang mendukung pembubaran Banser di laman change.org.

Warganet yang memulai petisi ini menyayangkan kelakuan oknum Banser di tengah fokus penanganan gempa Lombok, NTB dan Sulawesi Tengah. (cuy/jpnn)
Share:

Polri Diyakini Bisa Ciptakan Suasana Damai Jelang Pilpres

 
Redlinews.online, JAKARTA - Peneliti senior dari Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi Harahap mengatakan, peta politik kekuasaan setelah Pilpres 2014 terbagi menjadi dua poros.

Yakni, poros pendukung pemerintah yang dipimpin PDI Perjuangan dan oposisi yang digalang Partai Gerindra.

“Konflik terbuka pertama antara dua kekuatan ini saat Pilkada DKI 2017 antara kelompok Islam politik dan calon dukungan penguasa di satu sisi bersama jejaring politiknya,” kata Muchtar dalam diskusi dengan tema Political Power Mapping menuju 2019 di Jakarta, Rabu (22/10).

Menurut dia, jelang Pemilu 2019 muncul fenomena anticalon patahana.

Yakni kekuatan oposisi rakyat yang kecewa akibatnya gesekan di tingkat masyarakat membesar.

Namun, kata Muchtar, fenomena itu masih di ranah media sosial dan belum meluas menjadi konflik terbuka akibat perbedaan pilihan politik.

"Saya percaya sekeras apa pun perseteruan warga di media sosial atau kegaduhan yang diciptakan di media mainstream tidak akan meluas menjadi konflik horisontal,” kata Muchtar.

Dia mencontohkan pemberitaan di media pada Pilkada DKI 2017 lalu. Menurut dia, hal yang ada di media tidak berlaku di dunia nyata. (jpnn)
Share:

Pelatih Qatar 'Gak Kaget Timnya Tumbang dari Indonesia


Redlinews.online, JAKARTA - Melakoni laga menentukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, SUGBK, Rabu (24/10/2018), hasil gemilang diraih timnas Indonesia U-19. Menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) di laga pamungkas Grup A Piala Asia U-19, tim berjuluk Garuda Nusantara menang tipis 1-0.

Dalam laga itu, gol tunggal dari Witan Sulaeman memastikan tiket perempat final Piala Asia U-19 bagi tim besutan Indra Sjafri. Sementara UEA yang sebelumnya mengantongi enam poin dari dua kemenangan di dua laga, harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Piala Asia U-19 2018 menyusul kemenangan 4-0 Qatar atas Taiwan.

Tumbang di laga pamungkas Grup A setelah tampil gemilang di dua pertandingan, Pelatih UEA Ludovic Batelli mengaku tidak kaget. Menurutnya, Indonesia memang tampil lebih bagus ketimbang timnya.

"Kami bermain dengan dua babak yang beda. Babak pertama kami kalah karena main jelek, saya juga tidak kaget karena Indonesia main sangat bagus," kata Batelli dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Di babak pertama Indonesia main sangat bagus. Rencana kami di babak pertama kurang berhasil, sehingga Indonesia bisa mencetak gol," tambahnya.

Ia menambahkan, hasil kekalahan ini tidak ada hubunganya dengan tekanan dari suporter timnas Indonesia U-19. Menurutnya, ini murni dari kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh pemainnya.
"Main di stadion yang penuh memang perlu spirit yang bagus. Tapi kami kalah bukan karena fans, karena main kurang bagus," pungkasnya.

Dengan kemenangan tersebut timnas Indonesia U-19 finis di posisi dua klasemen akhir Grup A. Kalah head to head dari Qatar yang menempati posisi puncak.

Di perempat final, timnas Indonesia U-19 akan berhadapan dengan Jepang yang dipastikan keluar sebagai jawara Grup B. Duel Indonesia vs Jepang akan digelar 28 Oktober 2018 mendatang. (uzi)
Share:

GP Ansor Minta Maaf, tapi Bukan Karena Bakar Bendera HTI


Redlinews.online, JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, atas peristiwa yang terjadi pada peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di Limbangan, Garut, Jawa Barat, Senin (22/10) kemarin.

Permintaan maaf dikemukakan karena atas sikap salah seorang kader Banser, keadaan menjadi gaduh. "Kami meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi, tapi bukan meminta maaf atas pembakaran bendera HTI (Hizbut Tahrir Indonesia)," ujar Gus Yaqut saat menggelar konferensi pers di kantor PP GP Ansor, di Kramat Raya, Jakarta, Rabu (24/10).

PP GP Ansor, kata Gus Yaqut, juga mengapresiasi permintaan maaf secara pribadi dari anggota Banser yang melakukan pembakaran karena semata-mata telah menimbulkan kegaduhan publik dan banyak pihak tidak mendapatkan persepsi yang jernih atas peristiwa yang terjadi.

"Kami sangat mendukung proses hukum secara transparan dan adil sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk kepada oknum-oknum di mana pun berada yang mengibarkan atau membawa bendera HTI, termasuk atribut, simbol, lambang yang secara nyata merupakan bagian dari paham khilafah," ucapnya.

Dalam kesempatan kali ini, Gus Yaqut menginstruksikan seluruh kader GP Ansor dan Banser agar tidak mudah terpancing oleh pihak-pihak yang merusak suasana di saat Indonesia memasuki tahun politik Pemilu 2019.

"Kami menginstruksikan kepada seluruh kader GP Ansor dan Banser untuk menjaga terus ukhuwwah Islamiyah (persaudaraan umat muslim), wathaniyah (sebangsa) dan basyariyah (insaniyah, umat manusia), serta kebinekaan," pungkas Gus Yaqut. (jpnn)
Share:

Featured Post

KPK Ungkap Fakta Penggeledahan Rumah Bos Lippo Group James Riady

Redlinews.online, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menemukan barang bukti terkait kasus suap pengurusan perizinan proyek ...

Blog Archive