Ternyata Ini Alasan Pria Menggunakan Jasa Prostitusi Online

foto: shutterstock
Redlinews.online, JAKARTA - Kabar kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah artis sedang menjadi perbincangan publik Indonesia akhir-akhir ini. Terkini, polisi mengatakan sedikitnya ada 45 artis dan 100 model yang ditawarkan dalam prostitusi online tersebut.

Publik kemudian banyak membicarakan mengenai artis dan model perempuan yang disebutkan namanya, tarif Rp 80 juta sekali kencan dari seorang artis, dan pria pengusaha yang menjadi pemakai jasa pelacuran dalam jaringan (daring) tersebut.

Banyak pertanyaan yang kemudian muncul, salah satunya kenapa ada orang yang rela membayar puluhan juta hanya untuk melakukan satu kali hubungan seksual. Pria macam apa yang melakukan hal semacam itu? Dan, apa alasanya?

Eunike Sri Tyas Suci, psikolog sekaligus dosen di Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya, punya pendapat khusus soal kasus ini. Menurutnya, pria yang rela mengeluarkan uang sebanyak itu pasti sudah sangat mapan secara finansial.

“Secara finansial dia itu sudah super established. Masalah uang sudah bukan masalah lagi. Recehlah yang kayak gitu kayak gitu. Untuk kita Rp 80 juta itu gede banget, untuk perempuan yang diberikan itu gede banget. Tetapi untuk customer-nya, itu tidak seberapa,” kata Eunike kepada kumparanSAINS.

Secara psikologi, menurut Eunike yang kini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Psikologi Kesehatan Indonesia, alasan pria semacam itu rela mengeluarkan banyak uang untuk seks adalah untuk memenuhi “kepuasan batin” dirinya sendiri.

Eunike meyakini pria semacam itu punya lingkaran pertemanan kecil khusus yang kerap saling memamerkan bahwa diri mereka masing-masing pernah berhubungan seksual dengan perempuan-perempuan tertentu.

“Karena ada semacam prestise sosial di kalangannya dia sendiri. Circle kecilnya dia yang mungkin cukup eksklusif, di mana dia dianggap hebat karena bisa nidurin artis itu atau artis lainnya lagi. Itu asumsi saya, ya. Tapi, coba cek kebenarannya,” tutur Eunike.



Pengakuan Pria yang Pernah Meniduri Model dan Artis 


Untuk mengecek asumsi Eunike, kumparanSAINS mengontak salah satu pria yang pernah menggunakan jasa prostitusi online di Indonesia. Pria ini tidak mau disebutkan namanya dengan alasan privasi. Dia mengaku pernah berhubungan seksual dengan salah satu model yang ikut terlibat dalam prostitusi online yang sedang ramai belakangan ini.

Pria itu benar-benar telah memperlihatkan kepada kumparanSAINS riwayat chatting dirinya dengan model tersebut dan menunjukkan pula bukti transfer bank untuk jasa prostitusi online.

Menurut pria berusia 30 tahun yang berdomisili di Jakarta Selatan itu, ia pernah berhubungan seksual dengan model tersebut dengan tarif Rp 16 juta. Ia juga menambahkan, tarif termahal yang pernah ia bayar adalah Rp 40 juta untuk tidur dengan seorang artis perempuan yang namanya tidak mau ia sebutkan.

Pria yang berprofesi sebagai pengusaha moda transportasi itu kemudian mengungkapkan alasannya rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk memakai jasa prostitusi online. “Penasaran itunya (alat kelaminnya) kayak gimana. Terus badannya kayak gimana. Sama lebih ke ‘Ohh gue udah pernah tidur sama dia’,” kata pria tersebut.

Dia menegaskan bahwa awalnya dia hanya “penasaran” mencoba-coba prostitusi online tapi kemudian ketagihan.

Ketika ditanya apakah dengan bayar semahal itu kemudian rasa penasarannya terpenuhi, dia menjawab, “Kadang pengin lagi, kadang zonk.”

Dia juga mengatakan pernah menyesal mengeluarkan uang banyak untuk seks, tapi kemudian hal itu, menurutnya, membuatnya jadi semangat lagi untuk “cari uang.”

Soal lingkaran pergaulannya, dia mengakui memang punya lingkaran kecil pertemanan yang sama-sama suka memakai jasa prostitusi online dan punya jaringan beberapa muncikari prostitusi online.

Dia mengaku memang suka saling pamer dengan lingkaran pertemanan kecilnya itu soal perempuan-perempuan mana saja yang pernah ia tiduri. Namun begitu, ia tidak pernah membagikan foto maupun video terkait aktivitasnya itu kepada orang lain karena tahu betul risiko dan bahayanya.

Selain itu, pria yang kini berstatus sebagai duda satu anak itu mengaku selalu memakai kondom saat berhubungan seksual karena tahu bahaya yang mungkin muncul akibat kegemaran seksnya tersebut dan rutin melakukan pemeriksaan deteksi HIV/AIDS setiap enam bulan sekali.

Sebuah riset di Amerika Serikat yang hasilnya telah dipublikasikan di International Journal of Offender Therapy and Comparative Criminology pada 2013 pernah mengungkap tipe pria seperti apa yang suka memakai jasa prostitusi.

Hasilnya, sebagian besar mereka telah menikah dan memiliki penghasilan di atas 120 ribu dolar AS atau sekitar Rp 1,6 miliar per tahunnya. Selain itu, mereka biasanya punya ijazah S1 dan sering memikirkan soal seks dibanding kelompok pria lainnya. Beberapa hasil penelitian lainnya terkait hal ini pernah juga kumparanSAINS paparkan dalam tulisan-tulisan lain, antara lain di bawah ini.

Sumber: kumparan
Share:

Prabowo di Dokumen Visi Misi Terbaru: Mari Perbaiki Indonesia

Redlinews.online, JAKARTA - Memahami pemikiran dan gagasan Prabowo Subianto untuk Indonesia 5 tahun ke depan, dapat ditengok dalam pengantar yang ditulis di dokumen visi misi versi perubahan atau revisi.

Tak seperti dokumen lama, di dokumen baru ini ada semacam kata pengantar dari Prabowo sebelum menjabarkan visi misinya. Mula-mula Prabowo menyebut bersyukur karena Indonesia dianugerahi dengan nikmat yang berlimpah dalam bentuk budaya, kekayaan alam, hutan, gunung, dan tanah yang subur.

Titipan harta bernama Indonesia itu diberikan agar kita bisa mengelolanya untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Namun, kata Prabowo, ternyata kita belum mampu mengemban amanah dari Tuhan secara baik.

"Sejauh mata memandang, kita lihat sebagian besar adalah ketimpangan sosial. Sejauh telinga mendengar, sering kita dengar ratapan akibat kemiskinan. Sejauh hati memahami, kita rasakan ketidakadilan hukum dan ekonomi. Mereka yang hatinya tulus dan ikhlas tentu merasakan keprihatinan yang mendalam dengan kondisi Ibu Pertiwi saat ini," ucap Prabowo dalam dokumen sebanyak 38 halaman isi itu.

Prabowo mengatakan terpanggil bersama Sandi untuk berjuang bersama rakyat memperbaiki kondisi ini. Pasangan nomor 02 itu  berkomitmen menguatkan toleransi, persatuan, dan kerukunan antarbangsa.

"Kami memahami curahan hati segenap anak bangsa termasuk para alim ulama, petani, nelayan, buruh, guru, pegawai swasta, ukm, wirausahawan, dokter, TKI, ibu rumah tangga, dan segenap tumpah darah Indonesia. Kita bersama menginginkan kembalinya rasa keadilan dan kehiduan bangsa yang beradab dan luhur.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Visi misi yang dibuat, kata Prabowo, memuat program strategis penguatan ekonomi, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan mengembalikan adab berbangsa dan bernegara. Dia berkomitmen mengembalikan hasil alam Indonesia kepada rakyat yang berhak dalam bentuk pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Lapangan pekerjaan dibuka seluas-luasnya, dibarengi dengan harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau serta gizi bagi balita dicukupi negara.

"Hukum tidak digunakan untuk kepentingan kekuasaan dan politik. Tidak kalah pentingnya, kami berkomitmen agar anak-anak bangsa mampu menguasai teknologi untuk mengolah kekayaan  alam dan memberikana nilai tambah," kata mantan Danjen Kopassus itu.

Mari kita jaga dan perbaiki Indonesia, sebagai amanah yang sudah dititipkan Tuhan pada kita. Indonesia untuk semua, masa depannya ada di tangan kita.
- Prabowo Subianto
Dokumen perubahan itu diajukan tim Prabowo-Sandi ke KPU pada Rabu (9/1) kemarin. Namun, KPU menolak perubahan karena visi misi adalah dokumen yang menjadi bagian dari persyaratan capres-cawapres di masa pendaftaran.

Tak banyak yang berubah secara substansi, namun pasangan nomor 02 itu mengganti tagline dari 'Sejahtera Bersama Prabowo-Sandi', menjadi 'Indonesia Menang'. Begitu juga jumlahnya bertambah dari 15 menjadi 35 halaman.

Sumber: kumparan
Share:

Agus Rahardjo Pengin Petugas KPK Dibekali Senjata Khusus

Redlinews.online, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan, keamanan bagi sesama komisioner dan anak buahnya harus ditingkatkan. Sebab, ancaman dan teror terhadap komisioner ataupun pegawai KPK meningkat.

Yang terakhir adalah teror bom yang menyasar rumah pimpinan KPK, Rabu (9/1) dini hari. Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan juga jadi sasaran penyiraman air keras.

“Kami sedang mengevaluasi misalkan nanti ada petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata tertentu. Nanti akan kami bicarakan dalam beberapa hari ini," ujar Agus di Jakarta, Kamis (10/1). Baca juga: Antasari Azhar Minta Pimpinan KPK Tidak Asal Bicara

Agus menuturkan, KPK sebenarnya pernah membahas hal itu saat Novel diserang dengan air keras. Namun, kata dia, kali ini ancaman kembali terjadi dan menyasar pimpinan, sehingga pengamanan harus benar-benar ditingkatkan.

Terkait kasus teror bom yang baru saja terjadi, Agus enggan berspekulasi. Dia menegaskan, KPK masih menunggu fakta dan bukti yang jelas dari kepolisian dalam kasus ini.

"Ya kami tidak bisa berprasangka berpraduga dulu Sebelum menemukan fakta dan alat bukti yang jelas terhadap kasus ini," kata Agus. Baca juga: Pimpinan KPK Diteror, Antasari Azhar Beristigfar

Sebelumnya di pagar depan rumah Agus di Bekasi di ada yang meletakkan bom rakitan jenis pipa. Sedangkan rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di Kalibata, Jakarta Selatan dilempari bom molotov.

Sumber: jpnn
Share:

Masuk List Prostitusi, Cathy Sharon: Saya gak Bisa Diam aja

Redlinews.online, JAKARTA - Aktris Cathy Sharon tak tinggal diam namanya disebut-sebut masuk dalam daftar artis yang terlibat prostitusi online.
Bersama kuasa hukumnya Sandy Arifin, Kamis (10/1) kemarin, Cathy resmi melaporkan oknum yang memasang fotonya dalam katalog prostitusi online ke polisi.
"Saya bukan hanya artis, tapi saya juga punya dua anak, punya orang tua, punya adik, saudara, teman, makanya saya sangat keberatan dengan adanya berita yang tersebar itu," ucap Cathy.
Mantan VJ MTV ini ingin penyebar kabar bohong tentang dirinya terlibat prostitusi online bisa dihukum dan jera atas perbuatannya yang sudah merugikan dirinya.
Terlebih, selama ini kakak Julie Estelle ini sudah susah payah menjaga citranya sebagai artis yang tidak pernah bermasalah.
Dengan adanya kabar dirinya masuk list daftar artis terlibat prostitusi online, tentu sangat merugikan dirinya.
"Makanya saya lapor, saya udah gak bisa diam diri aja di sini," cetus Cathy.
Saat ini pihak kepolisian tengah menyelidiki oknum yang diduga memasang foto Cathy Sharon sebagai katalog prostitusi online.(chi/jpnn)
Share:

Polisi: Penyidik Minta Rekaman CCTV dari Tetangga Ketua KPK

Redlinews.online, JAKARTA - Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menerangkan penyidik mengalami kendala dalam mengungkap kasus teror di kediaman Ketua KPK Agurs Rahardjo, pada Rabu (9/1) kemarin. Pasalnya, kamera CCTV di rumah yang ada di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi itu rusak.

“Kebetulan CCTV di rumah Pak Agus rusak, kami akan cek dan minta CCTV yang ada di sekitar lokasi di ruas jalan masuk ke rumah dia,” kata Dedi, Kamis (10/1).

Penyidik, kata Dedi, bakal meminta rekaman CCTV dari kediaman tetangga dan warga sekitar. Dia berharap, dengan begitu pelaku teror bom palsu itu bisa diungkap.

“Jadi, penyidik akan urut terus ke belakang, adakah keberadaan CCTV lain," sambung mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.

Diketahui, teror bom terjadi di rumah dua pimpinan KPK, Rabu (9/1).

Selain di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Kalibata, Jaksel, dilempar dua molotov. Satu molotov meledak, dan satunya tidak. Polisi memastikan tidak ada korban dalam dua peristiwa ini.(cuy/jpnn)
Share:

Firza Andika: Inferior di Klub Eropa, Superior di Timnas

© Disediakan oleh Kumparan
Redlinews.online, JAKARTA - Buah tangan dikantongi Firza Andika setelah menjalankan trial bersama klub Belgia, AFC Tubize, dan kesebelasan Spanyol, UD Alzira.

Sepulangnya dari Eropa, Firza Andika langsung menjalani pemusatan latihan bersama Timnas U-22 Indonesia untuk Piala AFF 2019. Bukan hal yang mengejutkan, mengingat pemain 19 tahun itu menjadi andalan pelatih Indra Sjafri saat berkostum Timnas U-19.

Sebagai bek sayap, Firza sangat agresif dalam membantu serangan dan mempunyai akurasi yang oke soal menyodorkan umpan silang. Nilai plus lainnya adalah kepiawaiannya menusuk ke jantung pertahanan lawan via olah bola yang mumpuni.

Sederet atribut itulah yang memikat Indra. Pasalnya, pelatih 55 tahun itu gemar memberikan hak tampil ofensif untuk bek sayap. Namun, pemain berusia 19 tahun itu baru mengikut pemusatan latihan Timnas U-22 pada hari keempat di Lapangan A Gelora Bung Karno, Kamis (10/1/2019).
Absennya Firza dalam pemusatan latihan hari pertama sampai ketiga karena ia tengah menjajak kelanjutan karier dengan mengarungi trial di dua klub Eropa tersebut. Pesepak bola kelahiran Medan itu tak menampik bahwa ia syok dengan atmosfer sepak bola Eropa.

Firza sempat mengerdil. Selama trial, kepercayaan dirinya tergerus karena menilai bahwa ia tak mempunyai skill mumpuni untuk unjuk gigi. Oleh karena itu, Firza tak sungkan menceritakan pengalaman kepada sang juru taktik bahwa banyak aspek yang perlu ia benahi.

"Ulang dari nol lagi karena di sana, dari segi passing dan teknik kontrol, sangat bagus. Mental di sana sulit. Karena jauh dari orangtua dan cara bermain di sana sangat berbeda. Mainnya sangat cepat," ucapnya.

"Saya bilang ke coach Indra bahwa saya banyak kekuarangan selama trial di Belgia. Jika kembali lagi, saya akan latihan maksimal biar (kemampuan) terus meningkat, terutama mental, fisik, dan teknik," lanjutnya.

Penilaian berbeda dilontarkan Indra. Menurut eks pelatih Bali United itu, Firza terlihat superior dibandingkan para pemain lainnya karena dapat mengintegrasikan diri secara cepat dengan tim. Firza, kata Indra, mampu melahap menu latihan yang ia sajikan dengan baik, termasuk perkenalan model bermain via gim kecil pada pemusatan latihan hari keempat.

"Saya harap Firza Andika bermain di klub. Saya lihat tadi dia bisa mengikuti (materi latihan dengan baik)," kata Indra.

Sumber: Kumparan
https://kumparan.com/
Share:

Trump Gebrak Meja, Shutdown Pemerintahan AS Berlanjut

Redlinews.online, JAKARTA - Presiden AS Donald Trump keluar dari perundingan yang membahas mengenai shutdown dengan Partai Demokrat di Kongres, pada Rabu (9/1). Trump mengatakan, negoisasi itu hanya membuang buang waktu setelah Demokrat kembali menyatakan menolak untuk mendanai pembangunan tembok di perbatasan AS dengan Meksiko.
© AP Donald Trump
"Baru saja meninggalkan pertemuan dengan Chuck dan Nancy, buang-buang waktu saja," tulis Trump di Twitter, merujuk pada Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer (Demorkat-New York) dan Ketua House Nancy Pelosi (Demokrat-Kalifornia).

"Saya bertanya apa yang akan terjadi dalam 30 hari jika saya cepat-cepat membuka (shutdown) ini, apakah Anda akan menyetujui Keamanan Perbatasan yang mencakup Tembok atau Pembatas Baja? Nancy berkata, 'TIDAK'. Saya mengatakan selamat tinggal, tidak akan berhasil!" tambah Trump.
Setelah pertemuan itu, Schumer dan Pelosi mengecam Trump karena menolak untuk membuka kembali pemerintahan, seperti yang mereka lakukan malam sebelumnya. Schumer melihat kemarahan Trump karena tak mendapatkan kemauannya.

"Sekali lagi, kami melihat kemarahan karena dia tidak bisa mendapatkan keinginannya," kata Schumer kepada wartawan di luar Gedung Putih, Rabu (9/1).

Schumer mengatakan, Trump membanting meja dan berjalan keluar. Di akun Twitter pribadinya, Trump kembali menulis, "Saya mengucapkan selamat tinggal"

Pemerintah AS telah ditutup sebagian selama hampir 19 hari, setelah Partai Demokrat di kongres menolak untuk mendukung rancangan undang-undang yang akan mengalokasikan 5,7 miliar dolar AS untuk membangun tembok perbatasan.

Partai Demokrat mengambil alih House pada 3 Januari. "Ini adalah krisis ... ini adalah krisis kemanusiaan, ini adalah krisis keamanan. Dan kenyataannya, tembok itu berfungsi," kata Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kirstjen Nielsen, dikutip RT.

Sekitar 800 ribu pekerja federal akan segera kehilangan gaji pertama mereka, dan masing-masing pihak menuduh pihak lain mengabaikan kebutuhan dan kepentingan pegawai.

Sebelum pertemuan dengan Partai Demokrat, Trump mengatakan dia akan bersedia untuk mengumumkan keadaan darurat nasional jika perundingan itu gagal.

Sumber: Republika
Share:

Siswi SMK di Bogor Dibunuh, Polisi Tangkap Mantan Pacar

© kompas
Redlinews.online, JAKARTA - Andriana Yubelia Noven Cahya Rejeki (18), seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bogor, Jawa Barat, menjadi korban penusukan pada Selasa (8/1/2019).

Gadis yang berstatus pelajar kelas XII di SMK Baranangsiang, Kota Bogor, itu ditusuk di sebuah gang, sekitar Jalan Riau, Baranangsiang, Bogor.

Hari itu, pada Selasa sore, Andriana baru saja selesai mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolahnya sekitar pukul 15.15 WIB. Dia lantas pulang ke kos yang berada di belakang sekolahnya.
Saat tiba di sebuah gang kecil yang merupakan akses jalan tembusan ke tempat kosnya itu, tiba-tiba seorang pria langsung menusuk Noven dan melarikan diri. Kejadian itu terekam oleh CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

Tidak ada barang korban yang hilang. Di lokasi, polisi menemukan sebuah sarung badik yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti.

Sementara itu, badik yang digunakan untuk menusuk korban masih tertancap di bagian dada kiri korban.

Dalam keterangannya, Kasubag Humas Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Yuni Astuti mengungkapkan, korban ditemukan oleh warga dalam keadaan telungkup bersimbah darah. Peristiwa itu kemudian langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian.

"Korban masih mengenakan pakaian seragam sekolah," kata Yuni.

Yuni menjelaskan, luka tusukan yang dialami korban cukup parah sehingga menyebabkan gadis kelahiran Bandung, Jawa Barat, itu meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Hasil penyelidikan, korban menderita luka tusuk senjata tajam yang menembus dada bagian kiri sedalam 22 sentimeter dengan lebar luka 3 sentimeter.

"Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit," tuturnya.

Yuni menambahkan, petugas masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Sejumlah saksi, lanjut Yuni, sudah dimintai keterangan termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Kami masih dalami kasus ini untuk mengungkap identitas pelaku penusukan," tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Deki (50), warga setempat, peristiwa itu baru diketahui sekitar jam 16.00 WIB. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak dengan pisau yang masih menancap di bagian dada.

"Setahu saya sekitar jam 4. Korban masih pakai seragam sekolah. Ada luka tusukan di dadanya, bersimbah darah," kata Deki pada hari Selasa.

Dia menuturkan, ciri-ciri pelaku penusukan itu terekam CCTV yang dipasang di sekitar lokasi kejadian.

Dari rekaman terlihat, seorang pria sedang berdiri di gang itu. Kemudian, ketika korban melintas, pria itu langsung menusuk Noven dan langsung melarikan diri.

"Tadi saya lihat di CCTV, ada pria pakai baju biru celana hitam panjang lagi nunggu di gang. Enggak lama korban lewat, pria itu langsung deketin terus korban ditusuk. Langsung kabur," ungkap Deki.

Penulis: Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah
Editor: Caroline Damanik
Copyright Kompas.com

Sumber: kompas
Share:

Featured Post

KPK Ungkap Fakta Penggeledahan Rumah Bos Lippo Group James Riady

Redlinews.online, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menemukan barang bukti terkait kasus suap pengurusan perizinan proyek ...