Polisi: Penyidik Minta Rekaman CCTV dari Tetangga Ketua KPK

Redlinews.online, JAKARTA - Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menerangkan penyidik mengalami kendala dalam mengungkap kasus teror di kediaman Ketua KPK Agurs Rahardjo, pada Rabu (9/1) kemarin. Pasalnya, kamera CCTV di rumah yang ada di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi itu rusak.

“Kebetulan CCTV di rumah Pak Agus rusak, kami akan cek dan minta CCTV yang ada di sekitar lokasi di ruas jalan masuk ke rumah dia,” kata Dedi, Kamis (10/1).

Penyidik, kata Dedi, bakal meminta rekaman CCTV dari kediaman tetangga dan warga sekitar. Dia berharap, dengan begitu pelaku teror bom palsu itu bisa diungkap.

“Jadi, penyidik akan urut terus ke belakang, adakah keberadaan CCTV lain," sambung mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.

Diketahui, teror bom terjadi di rumah dua pimpinan KPK, Rabu (9/1).

Selain di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Kalibata, Jaksel, dilempar dua molotov. Satu molotov meledak, dan satunya tidak. Polisi memastikan tidak ada korban dalam dua peristiwa ini.(cuy/jpnn)
Share:

0 Comments:

Post a Comment

Featured Post

KPK Ungkap Fakta Penggeledahan Rumah Bos Lippo Group James Riady

Redlinews.online, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menemukan barang bukti terkait kasus suap pengurusan perizinan proyek ...